kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Wah! Sewa villa di Bali tahun ini bisa naik 5%


Selasa, 21 Februari 2012 / 09:25 WIB
ILUSTRASI. Petugas menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pemain Timnas sepak bola U-23 Arif Satria (kiri) di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (26/2/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Konsultan properti global, Knight Frank, memperkirakan, harga sewa villa di Bali tahun 2012 ini naik 5%. Harga sewa untuk villa privat berkisar US$ 276 atau Rp 2.482.620 per kamar pada musim sepi (low season) hingga US$ 368 atau Rp 3.310.160 per kamar pada musim ramai (peak season).

Senior Associate Director Knight Frank Indonesia, Fakky Hidayat, dalam siaran persnya, Senin (20/2/2012), menyebutkan, daerah Seminyak di Bali mencatat tingkat hunian rata-rata tertinggi untuk villa privat di 2011, sebesar 74,7%. Setelah Seminyak, tingkat hunian villa privat tertinggi adalah Canggu 65,6%, Sanur 58,5%, dan Ubud 58,1%.

"Daerah Seminyak masih tetap diminati, tetapi pengaruh kemacetan dan kompetisi yang ketat akan berdampak ke tingkat hunian. Daerah Canggu dan sekelilingnya berkembang pesat karena berdekatan dengan Seminyak dan belum terlalu padat," ujar Fakky. (Subur Tjahjono/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×