kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.136   22,00   0,13%
  • IDX 7.496   37,53   0,50%
  • KOMPAS100 1.036   6,89   0,67%
  • LQ45 745   -1,11   -0,15%
  • ISSI 271   2,61   0,97%
  • IDX30 398   -1,81   -0,45%
  • IDXHIDIV20 485   -4,93   -1,00%
  • IDX80 116   0,47   0,41%
  • IDXV30 135   -0,45   -0,33%
  • IDXQ30 128   -1,30   -1,01%

Walau ada corona, aktivitasl pabrik tekstil dan alas kaki masih berjalan normal


Minggu, 15 Maret 2020 / 22:05 WIB
ILUSTRASI. Konsumen memilih produk di sebuah gerai sepatu di Jakarta. KONTAN/Baihaki


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah sudah menghimbau masyarakat untuk bekerja di rumah alias work from home (WFH), meski demikian pelaku industri di sektor tekstil dan alas kaki belum menghentikan aktivitas manufaktur.  Pasalnya, ada aktivitas pabrik tertentu yang dikatakan tidak bisa dilakukan di rumah.

Ketua Umum Asosisasi Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa mengungkapkan sampai saat belum ada lnformasi Anggota API yang  meliburkan karyawannya akibat Corona. "Sejauh ini produksi pabrik masih normal sambil menunggu petunjuk dari pemerintah lebih lanjut," jelasnya kepada Kontan.co.id, Minggu (15/3).

Baca Juga: Menkominfo Johnny Plate jalani tes kesehatan corona, ini hasil sementara

Adapun Jemmy menyatakan API sudah melakukan himbauan ke anggota untuk meningkatkan keamanan dengan pengecekan suhu tubuh dan penyediaan masker dan hand sanitizer bagi karyawan. Begitu juga dengan industri alas kaki yang aktivitas pabrik masih berjalan seperti biasanya pada Senin (16/3).

Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakri menyatakan himbauan bekerja di rumah atau work from home (WFH) dari pemerintah cukup baik. "Tapi rasanya tujuannya bukan untuk menghentikan total aktivitas, tetapi mengurangi pergerakan orang," jelasnya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×