kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 17.990   -52,00   -0,29%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Walau ada corona, aktivitasl pabrik tekstil dan alas kaki masih berjalan normal


Minggu, 15 Maret 2020 / 22:05 WIB
ILUSTRASI. Konsumen memilih produk di sebuah gerai sepatu di Jakarta. KONTAN/Baihaki


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah sudah menghimbau masyarakat untuk bekerja di rumah alias work from home (WFH), meski demikian pelaku industri di sektor tekstil dan alas kaki belum menghentikan aktivitas manufaktur.  Pasalnya, ada aktivitas pabrik tertentu yang dikatakan tidak bisa dilakukan di rumah.

Ketua Umum Asosisasi Pertekstilan Indonesia (API) Jemmy Kartiwa mengungkapkan sampai saat belum ada lnformasi Anggota API yang  meliburkan karyawannya akibat Corona. "Sejauh ini produksi pabrik masih normal sambil menunggu petunjuk dari pemerintah lebih lanjut," jelasnya kepada Kontan.co.id, Minggu (15/3).

Baca Juga: Menkominfo Johnny Plate jalani tes kesehatan corona, ini hasil sementara

Adapun Jemmy menyatakan API sudah melakukan himbauan ke anggota untuk meningkatkan keamanan dengan pengecekan suhu tubuh dan penyediaan masker dan hand sanitizer bagi karyawan. Begitu juga dengan industri alas kaki yang aktivitas pabrik masih berjalan seperti biasanya pada Senin (16/3).

Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakri menyatakan himbauan bekerja di rumah atau work from home (WFH) dari pemerintah cukup baik. "Tapi rasanya tujuannya bukan untuk menghentikan total aktivitas, tetapi mengurangi pergerakan orang," jelasnya.




TERBARU

[X]
×