kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Walau industri elektronik melandai, Polytron tetap targetkan lemari es tumbuh 8%


Selasa, 25 September 2018 / 16:53 WIB
ILUSTRASI. Peluncuran Lemari Es Polyton New Belleza Inverter dan Showcase Allure


Reporter: Aulia Fitri Herdiana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hartono Istana Teknologi selaku pemilik merek dagang Polytron menilai pertumbuhan industri dalam negeri tidak berkembang dengan baik bahkan cenderung mengalami penurunan.

"Saya kira secara industri elektronik market-nya sedang tidak berkembang atau malah cenderung turun sekitar 10%," ucap Tekno Wibowo, Chief Commercial Officer Polytron Indonesia usai acara peluncuran Lemari Es New Belleza Inverter dan Allure di Jakarta, Selasa (25/9).

Tekno menilai saat ini konsumen masih cenderung menahan belanjanya. "Tetapi market masih tertolong oleh adanya penggantian, misal kulkas atau TV yang usianya udah sekian tahun kemudian harus ganti, itu kan konsumsi juga," lanjutnya.

Polytron menyikapi penurunan kondisi pasar ini dengan peluncuran sejumlah produk baru yang inovatif sesuai kebutuhan masyarakat. Selain lemari es yang baru saja diluncurkan, Polytron juga mengandalkan produk Smart TV yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu.

Polytron menargetkan pertumbuhan sekitar 8-10% untuk lemari es sementara smart TV diharapkan mampu tumbuh setidaknya 10% di tahun 2018.

Tekno mengungkapkan, saat ini market share Polytron berada di posisi kedua se-Indonesia dengan besaran 23%. "Untuk kulkas single door kita sudah nomor 1, dengan market share sekitar 35%, sementara yang kulkas side by side diatas 17%," terangnya kemudian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×