kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Wardah mendapat sambutan positif di Malaysia


Rabu, 13 Juni 2018 / 12:30 WIB


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu produk PT Paragon Technology and Innovation (PTI), yaitu Wardah sudah masuk pasar Malaysia sejak 2017. 

Chief Marketing Officer PT Paragon Technology and Innovation Salman Subakat mengatakan kehadiran produk Wardah di Malaysia mendapat sambutan baik dari masyarakat Malaysia.

Pertumbuhan penjualan produk Wardah di Malaysia, menurut Salman cukup baik dan menyumbangkan persentase yang positif pula bagi Wardah secara keseluruhan. Sayang, ia tak dapat menyebutkan angka pertumbuhan penjualannya. 
Akan tetapi, hal ini dapat terlihat dari bertambahnya toko yang menjual produk Wardah.

Pada 2017 terdapat 121 toko, sampai sekarang meningkat menjadi 298 toko. Artinya, ada penambahan 177 toko yang menjual produk wardah.

"Antusiasme yang baik mendorong kami untuk menempatkan produk di 298 toko Watson dan Sogo yang tersebar di seluruh Malaysia. Untuk saat ini kami masih fokus memasarkan produk di Indonesia dan Malaysia," ujar Salman kepada Kontan.co.id, Selasa (12/6).

Dengan memasarkan produk Wadah ke luar Indonesia, Salman berharap dapat membantu memperkenalkan brand kosmetik lokal Indonesia ke pasar internasional.

Menyoal penjualan, Salman mengaku saat ini bagi perusahaan yang terpenting bukanlah angka penjualan, melainkan bagaimana perusahaan serta brand-brand PTI dapat menguat dan berkembang di tanah air.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×