Reporter: Vina Elvira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) menyiapkan sejumlah strategi di sisa tahun ini untuk memaksimalkan lonjakan permintaan pada momentum libur akhir tahun.
Edgar Surjadi, Direktur Finance & Accounting WEHA menyatakan kemasuki kuartal keempat, WEHA akan memanfaatkan momentum libur akhir tahun dan memperluas kontrak shuttle jangka panjang.
Pada lini usaha angkutan antarkota, DayTrans akan memanfaatkan musim libur Natal dan Tahun Baru untuk mendorong pendapatan melalui berbagai potongan harga khusus di beberapa rute unggulan.
“Pengembangan bisnis intercity shuttle juga akan dilakukan melalui pengoptimalan rute yang telah berjalan dan pengembangan rute strategis berdasarkan potensi pasar,” ungkap Edgar, Jumat (30/10/2026).
Sementara pada lini bisnis penyewaan bus pariwisata, White Hourse berfokus pada pengembangan kerja sama jangka panjang dengan pelanggan korporasi, institusi, dan kawasan pemukiman.
Baca Juga: Ditopang DayTrans,Pendapatan WEHA Tumbuh 11,3% Jadi Rp256 Miliar per kuartal III-2026
Selain itu, perusahaan tengah merencanakan uji coba minivan listrik (electric vehicle/EV) di sejumlah rute strategis untuk menilai peluang pengurangan penggunaan bahan bakar minyak dan peningkatan efisiensi operasional.
Untuk segmen bisnis layanan wisata dan perjalanan (travel), Explorer ID akan memanfaatkan peluang permintaan pada perjalanan korporasi dan libur akhir tahun dengan menyiapkan beberapa promo harga Early Bird yang dapat dipesan melalui aplikasi maupun situs web Explorer.ID.
Di sisi lain, WRHA juga akan memperkuat penawaran paket private trip untuk outing dan gathering perusahaan demi menjangkau lebih banyak pelanggan korporasi.
Sebagai informasi, WEHA mencatat pendapatan bersih sebesar Rp 256 miliar hingga kuartal III-2026. Angka ini naik 11,3% dari Rp 230 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan tersebut terutama ditopang segmen angkutan antarkota (DayTrans) yang naik 15,4%, sementara segmen angkutan penumpang bus pariwisata (White Horse) tumbuh 5,3%.
Hingga akhir kuartal ketiga, perusahaan membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp 17,76 miliar, angka ini turun tipis dari Rp 17,91 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: DayTrans Tambah Armada EV, WEHA Bidik Pertumbuhan 10%-15% di 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














