Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mencatatkan progres positif pada pengerjaan Proyek Jalan Kawasan Hankam dan Lingkar Sepaku di IKN yang saat ini telah mencapai 62,83%.
Proyek ini memiliki peran strategis sebagai infrastruktur konektivitas utama yang menghubungkan kawasan pertahanan dan keamanan dengan akses menuju kawasan legislatif di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Lingkup pekerjaan WIKA meliputi pembangunan jalan sepanjang ±10,964 kilometer, konstruksi Multi Utility Tunnel (MUT), pengerasan jalan enam lajur, serta pembangunan jembatan. Infrastruktur tersebut dirancang untuk mendukung mobilitas yang efisien, kelancaran distribusi logistik pemerintahan, sekaligus integrasi utilitas bawah tanah yang berkelanjutan.
Baca Juga: Peritel Targetkan Transaksi BINA Lebaran 2026 Capai Rp 53 Triliun
Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito menyampaikan pencapaian ini merupakan hasil optimalisasi strategi pelaksanaan dan kolaborasi tim proyek di lapangan.
“Kami terus mengakselerasi pekerjaan pada lintasan kritis dengan tetap mengedepankan standar kualitas dan keselamatan kerja,” ujar Agung, dalam siaran pers, Rabu (4/3/2026).
Sejumlah pekerjaan utama telah menunjukkan kemajuan signifikan, antara lain penyelesaian sebagian Multi Utility Tunnel, pekerjaan tanah dan geosintetik, perkerasan berbutir dan beton semen, serta progres struktur jembatan.
Saat ini, fokus pekerjaan diarahkan pada penyelesaian Jembatan Ruas 3.1, Jembatan Akses Paspampres menuju Simpang HPK, kelanjutan pembangunan MUT, serta pengerasan jalan pada beberapa segmen trase.
Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan dengan penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta pengendalian mutu yang ketat melalui inspeksi rutin, pengujian material, dan pengawasan metode kerja yang adaptif.
“Ke depan, WIKA menargetkan penyelesaian struktur utama sehingga proyek ini dapat segera berfungsi sebagai tulang punggung jaringan jalan yang mendukung pengembangan KIPP IKN secara terintegrasi,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













