kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Wismatata Perluas Bisnis, Bidik Penguatan Layanan dan Peralatan Transformator


Kamis, 16 Juli 2026 / 21:38 WIB
Wismatata Perluas Bisnis, Bidik Penguatan Layanan dan Peralatan Transformator
ILUSTRASI. PT Wismatata Eltrajaya (WEJ) (DOK/PT Wismatata Eltrajaya (WEJ))


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wismatata Eltrajaya (WEJ), perusahaan di bawah Wisma Group yang bergerak di bidang pemeliharaan, perbaikan, dan regenerasi transformator listrik (power transformer), menggelar Seminar Teknik dan Mini Exhibition bertajuk "Keep Transformer Safety and Still Alive in a Good Performance" di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-39 perusahaan.

Baca Juga: Dominasi Ekspor Batubara Indonesia Perlu Dibarengi Daya Tawar dan Transparansi Harga

Pameran diikuti sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan peralatan transformator, antara lain PT Shell Indonesia, PT Sinergi Semesta Pratama, PT Tunas Dielektrika Nusantara, PT Dunia Kimia Jaya, Reinhausen Indonesia (MR), SERGI Energi, Jiangsu Tianrui Transformer Co., Ltd., Puretech, dan PT Bambang Djaja.

Sementara itu, seminar menghadirkan sejumlah praktisi industri, di antaranya Engineer MIDEL Asia Pacific R. Budi Wicaksono yang membahas oli transformator, Direktur PT Reinhausen Sistem Indonesia sekaligus perwakilan Maschinenfabrik Reinhausen GmbH (MR) di Indonesia Dr. Ing. Tommy Halim mengenai sistem pemantauan daring (online monitoring system), serta Direktur PT Wismatata Eltrajaya Tjahjadi Aquasa yang memaparkan teknologi perlindungan kebakaran transformator (transformer fire protection).

Seminar dibuka oleh Executive Vice President (EVP) Manajemen Aset dan Sistem Manajemen Terintegrasi PT PLN (Persero) Tri Hardimasyar. Ia mengapresiasi inisiatif WEJ yang dinilai relevan dengan tantangan industri ketenagalistrikan saat ini.

Baca Juga: Kemenperin: 63% Lulusan SMK Binaan Sudah Terserap Industri hingga Juli 2026

Menurut Tri, seminar tersebut menjadi wadah kolaborasi bagi pelaku industri ketenagalistrikan, manufaktur, penyedia teknologi, akademisi, hingga praktisi untuk berbagi pengalaman dan inovasi dalam meningkatkan keandalan sistem kelistrikan.

"Trafo bukan sekadar peralatan listrik, tetapi merupakan aset strategis yang menentukan keberlangsungan penyaluran energi kepada pelanggan dan masyarakat. Gangguan pada satu transformator dapat berdampak luas terhadap keandalan sistem, pelayanan pelanggan, hingga aktivitas ekonomi," ujarnya melalui keterangan resminya.

Ia menambahkan, pengelolaan transformator kini tidak lagi cukup mengandalkan pendekatan breakdown maintenance maupun time-based maintenance.

Industri global telah bergerak menuju penerapan asset management yang mengintegrasikan aspek risiko, biaya, dan kinerja aset sepanjang siklus hidupnya.

Baca Juga: Bio Farma Siapkan Vaksin Tifoid Bio-TCV untuk Pasar Domestik dan Ekspor

Tri menilai materi yang dibahas dalam seminar juga sejalan dengan kebutuhan industri, mulai dari penggunaan oli ester untuk meningkatkan keselamatan dan keberlanjutan lingkungan, sistem online monitoring guna mendukung condition-based maintenance dan predictive maintenance, teknologi perlindungan kebakaran, pengelolaan On-Load Tap Changer (OLTC), hingga pemanfaatan peralatan uji modern untuk memperoleh informasi kondisi aset secara lebih akurat.

"Teknologi tersebut akan meningkatkan keandalan transformator, mengoptimalkan biaya operasi, memperpanjang umur ekonomis aset, sekaligus meningkatkan efektivitas investasi," katanya.

Di tengah meningkatnya kebutuhan listrik, penetrasi energi baru terbarukan, digitalisasi sistem kelistrikan, serta tuntutan efisiensi, Tri berharap seminar ini tidak hanya menjadi ajang berbagi teknologi, tetapi juga menghasilkan praktik terbaik dalam pengelolaan aset ketenagalistrikan yang lebih andal, aman, efisien, dan berkelanjutan.

Baca Juga: BIRD Tambah Lini Layanan, Bluebird Prime Sasar Segmen Premium Harian




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×