kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Wika Gedung (WEGE) mulai mencari kontrak di luar negeri


Minggu, 23 Februari 2020 / 17:00 WIB
Wika Gedung (WEGE) mulai mencari kontrak di luar negeri
ILUSTRASI. Proyek Wika Gedung ---- Pekerja menggunakan telepon genggam dekat logo PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WIKA Gedung) pada proyek pembangunan Jakarta International Velodrome Rawamangun Jakarta, Rabu (01/11). Selain proyek Jakarta International Velodrom


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Yudho Winarto

Pihaknya memproyeksikan dari total order book akan didominasi dari proyek pemerintah 42%. Kemudian disusul BUMN 38% dan swasta 20%.

Hingga saat ini, Bobby menyebut nilai kontrak yang diraih perseroan masih kecil. "Sifat bisnis konstruksi memang tidak begitu besar di triwulan I, tetapi akan ada pertumbuhan signifikan di triwulan II-IV," tuturnya.

Untuk mendukung kinerja tahun ini, WEGE menyiapkan belanja modal atawa capital expenditure (capex) sebesar Rp 500 miliar hingga Rp 700 miliar.

Sekitar 67% dari dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan investasi konsesi serta bisnis usaha melalui pembangunan pabrik SBU Modular.

Baca Juga: Analis rekomendasikan beli saham WEGE, ini penjelasannya

Selanjutnya, 22% akan digunakan untuk pengembangan anak usaha dan sekitar 11% untuk investasi pada aset tetap seperti pembelian alat konstruksi dan pengembangan BIM.

Adapun sumbernya 43% berasal dari pinjaman bank, 34% berasal dari dana IPO yang masih tersisa Rp 254,72 miliar, dan sisanya ekuitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×