kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

1 Sept, industri sawit dilarang pakai BBM subsidi


Kamis, 30 Agustus 2012 / 17:13 WIB
ILUSTRASI. Kapal fragat Admiral Gorshkov menembakkan rudal hipersonik Tsirkon dari Laut Putih ke sasaran di pantai yang terletak di tempat latihan Chizha di Wilayah Arkhangelsk, Rusia, 11 Desember 2020.


Reporter: Zaskia Paramitha, | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pemerintah Indonesia melarang perusahaan perkebunan kelapa sawit memakai bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mulai bulan depan. Hal ini disampaikan oleh Gabungan Pengusaha kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) di Jakarta hari ini (30/8).

Subsidi BBM di Indonesia menjadi sektor yang membuat anggaran negara membengkak. Perlu diketahui, harga BBM di Indonesia merupakan yang termurah di Asia. Indonesia mengalokasikan sekitar US$ 18 miliar untuk subsidi BBM tahun lalu.

“Per 1 September nanti, perkebunan tidak boleh menggunakan bahan bakar bersubsidi,” tegas direktur eksekutif GAPKI, Fadhil Hasan kepada Reuters. Menurut Fadhil, kebijakan tersebut keluar sebelum pihak asosiasi sempat memberikan tanggapan.

Beberapa perusahaan yang terkena dampak langsung, antara lain; Wilmar International, PT Sinar Mas Agro Resources & Technology, dan PT Astra Agro Lestari.

“Biaya logistik menghabiskan sekitar 14% dari total biaya produksi. Kebijakan itu akan memberikan dampak langsung terhadap perusahaan perkebunan jika mereka tidak menaikkan harga jualnya,” ujar broker dari Bahana Securities yang berbasis di Jakarta.

Produksi kelapa sawit dari Indonesia tahun ini diprediksi mencapai 23 juta ton-25 juta ton, naik ketimbang produksi tahun lalu sebesar 22,5 juta ton. India, China, dan Eropa adalah importir utama kelapa sawit Indonesia dengan total 8,6 juta ton pada semester I tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×