kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

3 kelemahan layanan kargo Bandara Soekarno-Hatta


Selasa, 19 Februari 2013 / 16:05 WIB
3 kelemahan layanan kargo Bandara Soekarno-Hatta
ILUSTRASI. Gerai Alfamart


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA.  Hal ini disampaikan oleh Tri Sunoko, Direktur Utama Angkasa Pura II di Jakarta, Senin (19/2).

Menurut Tri, ada tiga kelemahan Bandara Soekarno Hatta, terkait pengiriman kargo, yakni:

Pertama, kapasitas terminal kargo yang terbatas hanya 500.000 ton per tahun. "Padahal pengiriman kargo di tahun 2012 mencapai 629.706 ton," ujarnya dalam acara Cargo Village Soekarno Hatta di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (19/2)

Kedua, kargo yang tiba di terminal rata-rata belum dalam kondisi siap untuk dibawa, sehiongga masih memerlukan proses pengepakan  ulang yang tentu saja mengurangi kapasitas daya tampung.

Ketiga, sebagian besar fasilitas penanganan kargo (cargo handling) masih dengan sistem konvensional, sehingga waktu proses handling lebih lama dan padat karya."Makanya perlu peningkatan infrastruktur fasilitas dan sistem handling menjadi semi-automatic dengan dukungan sistem IT kargo yang lebih modern," kata Tri.

Tri menjelaskan, dengan dibangunnya terminal kargo internasional Bandara Soekarno-Hatta di tahun 2014, maka akan menjadi solusi dari kelemahan pengiriman kargo yang ada di Bandara Soekarno-Hatta saat ini.

Dia bilang terminal kargo baru tersebut akan dapat mengangkut 1,5 juta ton kargo. "Terminal baru akan dilengkapi Integrated Cargo Terminals & ICT System dan Automated Cargo Handling Terminal System," ujarnya.

Dia juga bilang hal tersebut akan mengubah penanganan kargo yang saat ini masih konvensional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×