kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45886,18   -14,64   -1.62%
  • EMAS1.338.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

ABM Investama (ABMM) Targetkan Volume Produksi Batubara Tahun Ini Sama Dengan 2023


Rabu, 15 Mei 2024 / 20:42 WIB
ABM Investama (ABMM) Targetkan Volume Produksi Batubara Tahun Ini Sama Dengan 2023
ILUSTRASI. Volume produksi batu bara ABM Investama (ABMM) sepanjang tahun 2023 sebesar 11,54 juta ton.


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten tambang batu bara, PT ABM Investama Tbk (ABMM) menargetkan volume produksi batu bara mereka tahun 2024 ini kurang lebih sama dengan volume produksi yang telah mereka capai di tahun 2023.

“Produksi batubara (2024) kurang lebih sama dengan tahun 2023. Karena kalau kami mau naikkan misalkan di Aceh 9,3 juta ton (volume produksi) tahun lalu, mau naik jadi 10 juta (ton) itu berarti ada capex baru di sana. Tapi, tahun ini hitungannya masih sama,” ungkap Hans Christian Manoe Direktur ABMM saat ditemui Kontan.co.id, Kamis (15/05). 

Hans juga menambahkan pihaknya optimistis dengan harga batubara di tahun ini. “Perkiraan harga batubara itu kita tahu selama 3 tahun terakhir lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya. Dan kalau dilihat dari harga batubara ke depan itu kemungkinan untuk turun lagi ke level di 2019-2018 saat harga belum setinggi sekarang itu kemungkinan kecil sekali. Itu faktor positif yang membuat industri kita lebih menarik,” ungkapnya. 

Paparan publik PT ABM Investama Tbk (ABMM).

Sebagai gambaran, volume produksi batu bara ABMM sepanjang tahun 2023 sebesar 11,54 juta ton. Volume ini turun 5,4% jika dibandingkan volume produksi sepanjang tahun 2022 yaitu sebesar 12,2 juta ton. 

Baca Juga: ABM Investama (ABMM) Putuskan Tebar Dividen, Cek Besarannya

ABMM mencatatkan volume penjualan sebesar 11,30 juta ton sepanjang tahun 2023. Volume ini turun 10,74% jika dibandingkan volume produksi sepanjang tahun 2022 yaitu sebesar 12,66 juta ton. 

ABMM mencatat pendapatan US$ 1,49 miliar pada 2023 atau naik 3,28% dari periode sama tahun sebelumnya US$ 1,44 miliar. Emiten jagoan Lo Kheng Hong ini juga mencatatkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 7,07% menjadi US$ 289 juta pada 2023 dari 2022 sebesar US$ 269,90 juta. 

Untuk memaksimalkan kinerja di tahun ini Hans mengatakan pihaknya juga sudah mempersiapkan sejumlah strategi antara lain adalah dengan mengoptimalkan sinergi Group ABM dengan partner strategis, kemudian dengan operational excellence dengan selalu mengedepankan keamanan dan keselamatan kerja serta memperkuat neraca Perusahaan untuk mendukung tujuan bisnis dan memaksimalkan kinerja keuangan

“Kami sudah mempersiapkan sejumlah strategi di tahun 2024 dan kami juga sudah di-support oleh empat bank besar,” ungkap Hans.

Selanjutnya: Pelaku Jurnalistik Sebut Isi Draf RUU Penyiaran Kekang Kebebasan Pers

Menarik Dibaca: 5 Cara Mengatasi Bayi yang Menangis Terus, Jangan Panik Moms!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×