kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Ada 186 perlintasan kereta api liar di Daop I


Kamis, 15 Oktober 2015 / 17:15 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ketua Indonesian Railway Preservation Society (IPRS), Budi Bahariawan Sofyan, mengatakan di Daop I terdapat 106 perlintasan kereta api berpalang pintu tak dijaga petugas dan 186 perlintasan liar.

Sedangkan jumlah total daerah perlintasan kereta di Daop I adalah 533 dengan rincian, 158 dipegang oleh KAI, 35 oleh pihak luar, 106 tidak dijaga, 186 liar dan Fly Over di 48 lokasi.

"Daop I itu melihatnya dari Parung Panjang hingga Bekasi dan saya masih meyakini banyak perlintasan yang lolos dari penjagaan," ujar Budi di pos perlintasan 02, Menteng, Jakarta, Kamis (15/10).

Budi menjelaskan bahwa masih terdapat perlintasan yang hanya dibuat oleh warga menggunakan balok kayu dan bambu saja agar para pengendara motor dapat melewati rel kereta api.

Menurut dia, justru perlintasan seperti itu tidak akan terhitung jumlah kecelakaan yang terjadi karena hanya menggunakan sistem manual tanpa terkoordinasi.

"Malah ada banyak spot yang strategis untuk bunuh diri. Di Cipinang, Lenteng Agung sama di Depok pasti ada saja yang meninggal. Tidak bawa kendaraan dan banyak warga yang melapor, pelaku memang sengaja menabrakkan diri ke kereta," tambah dia. (Amriyono Prakoso)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×