kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Adhi Commuter Properti (ADCP) Catat Penurunan Kinerja pada Kuartal III-2025


Selasa, 04 November 2025 / 15:26 WIB
Adhi Commuter Properti (ADCP) Catat Penurunan Kinerja pada Kuartal III-2025
ILUSTRASI. Adhi Commuter Properti (ADCP ) bukukan rugi tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk Rp 4,85 miliar per kuartal III-2025.


Reporter: Rilanda Virasma | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) catat penurunan kinerja per kuartal III 2025.

Melansir laporan keuangannya di Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (31/10/2025), ADCP membukukan rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 4,85 miliar. Hal ini berbalik dari laba yang diperoleh Rp 30,25 miliar setahun sebelumnya.

Turunnya kinerja tersebut bermula dari merosotnya pendapatan usaha sebanyak 40,92% secara tahunan (year on year/YoY) dari Rp 280,22 miliar per September 2024 menjadi Rp 165,54 miliar di periode ini.

Baca Juga: Aspirasi Desak Pemerintah Fasilitasi Perundingan 3 Pihak Soal PHK di Pabrik Michelin

Hal ini disebabkan oleh susutnya pendapatan dari segmen properti. Tercatat, pendapatan yang diraup dari situ hanya sebesar Rp 75,48 miliar, turun signifikan dari setahun sebelumnya Rp 183,27 miliar.

Selain itu, pendapatan segmen hotel ikut merosot dari Rp 94,57 miliar menjadi Rp 87,47 miliar.

Adapun, beban pokok penjualan ADCP hingga September 2025 Rp 124,51 miliar, mengempis dari beban per September 2024 Rp 194,47 miliar.

Alhasil, laba bruto yang dikantongi ADCP sebanyak Rp 41,03 miliar, berkurang signifikan dari Rp 85,75 miliar yang dikantongi setahun sebelumnya.

Menilik pos beban lain, beban umum dan administrasi ADCP naik dari Rp 24,56 miliar ke Rp 25,28 miliar. 

Beban pajak penghasilan pun sama, meningkat dari Rp 393,56 juta menjadi Rp 807,11 juta.

Dus, ADCP mencatat rugi per saham dasar menjadi Rp 0,22, berbalik dari laba per saham dasar Rp 1,36 yang tercatat per September tahun lalu.

Menilik kondisi neraca, total aset ADCP hingga September 2025 Rp 6,96 triliun, naik dari posisi per 31 Desember 2024 Rp 6,82 triliun.

Dalam kurun waktu yang sama, jumlah liabilitasnya mengembang dari Rp 4,20 triliun menjadi Rp 4,35 triliun, begitupun ekuitasnya yang turun tipis 0,18% YoY dari Rp 2,61 triliun menjadi Rp 2,61 triliun.

Baca Juga: Pasar Properti Lesu, Begini Strategi Ciputra (CTRA) Optimalkan Kinerja

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×