Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Gula Indonesia (AGI) menilai target swasembada gula konsumsi atau gula putih paling lambat tahun depan masih menghadapi tantangan berat, meski produksi nasional menunjukkan tren peningkatan.
Sekretaris Jenderal AGI, Dwi Purnomo mengatakan, tantangan utama tahun ini berasal dari stagnasi luas areal tebu. Kondisi tersebut dipicu tekanan harga gula dan tetes pada tahun lalu yang menurunkan minat petani untuk menanam tebu.
“Tahun ini tantangannya berat karena perkembangan areal stagnan sebagai akibat petani tebu mengalami tekanan harga gula dan tetes tahun lalu sehingga minat menanam tebu turun,” ujar Dwi kepada Kontan, Senin (13/4/2026).
Baca Juga: Pemerintah Bidik Produksi Gula 3 Juta Ton, Ini Harapan AGI
Selain itu, faktor cuaca turut menjadi perhatian. Mengacu pada prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat potensi El Nino kuat pada musim panen mendatang. Sementara itu, pada periode tanam akhir tahun lalu justru terjadi curah hujan tinggi.
Menurut Dwi, kombinasi kondisi tersebut berisiko menurunkan produktivitas tebu, termasuk rendemen gula.
“Kondisi tanaman dikhawatirkan kurang optimal, sehingga bisa berdampak pada produktivitas,” katanya.
Di sisi lain, kesiapan petani dan pabrik gula (PG) juga diuji menghadapi potensi cuaca ekstrem. Jika musim kering berlangsung ekstrem, petani perlu mengantisipasi risiko kebakaran lahan tebu saat panen.
Baca Juga: Pemerintah Targetkan Produksi Gula 3 Juta Ton Tahun Ini,AGI Soroti Sejumlah Tantangan
“Petani harus bersiap menanggulangi kebakaran tebu, dan memprioritaskan tebangan pada lahan yang rawan kekeringan,” jelasnya.
Dari sisi industri, pabrik gula juga perlu mengantisipasi keterbatasan air. Dwi menyebut, PG harus bersiap menghadapi potensi penurunan air injeksi yang dapat memengaruhi proses produksi.
Sebelumnya, Kementerian Pertanian mencatat produksi gula nasional pada 2025 mencapai 2,67 juta ton atau sekitar 97,54% dari target. Sementara produksi tebu nasional tercatat 39,07 juta ton dengan produktivitas rata-rata 69,35 ton per hektare.
Meski capaian tersebut menunjukkan tren positif, kebutuhan konsumsi gula nasional yang diperkirakan mencapai 2,8 juta hingga 2,9 juta ton masih menjadi tantangan tersendiri bagi target swasembada dalam waktu dekat.
Baca Juga: APTRI: Target Produksi Gula 3 Juta Ton Sulit Tercapai Tanpa Intensifikasi Lahan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













