Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mengumumkan telah menggelontorkan dana sekitar US$ 3,03 juta selama kuartal IV-2025 untuk kegiatan eksplorasi.
Melalui anak usahanya, yaitu PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), AMMN menggelar kegiatan eksplorasi di Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Blok II (Elang) dan Blok III (Rinti) yang berlokasi di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebaliknya, tidak ada kegiatan eksplorasi lapangan yang dilakukan di Blok I (Batu Hijau) dan Blok IV (Lampui).
Di Blok II Elang, kegiatan eksplorasi yang dilakukan berupa pengeboran dan pemetaan geologi dengan biaya sekitar US$ 2,8 juta. Area kerja eksplorasi di blok tersebut mencakup Proyek Porfiri Cu-AU di Elang, Gerbang Timur, dan Sebu Timur, serta rencana lokasi waste dump Elang di Semamu.
Baca Juga: Proyek DME Bukit Asam (PTBA) Hidup Lagi: Strategi Substitusi LPG yang Bisa Diwaspadai
Selain AMNT, pihak yang melakukan eksplorasi adalah PT Minera Nusa Drilindo (MND) selaku kontraktor pengeboran dan Intertek Utama Service (ITS) sebagai penyedia laboratorium pengujian.
Melalui eksplorasi ini, AMNT melakukan pengeboran inti Elang porfiri Cu-AU dengan 18 lubang bor sedalam 6.438,5 meter (m). Dalam hal ini, pengeboran infill sumber daya Elang dengan 9 lubang bor sedalam 3.161,9 m telah selesai atau sedang berlangsung. Pengeboran eksplorasi di Gerbang Timur dengan 3 lubang bor sedalam 2.142 m juga telah selesai dan sebagian sedang berlangsung. Adapun pengeboran eksplorasi di Sebu Timur dengan 1 lubang bor sedalam 184,4 m telah selesai.
Aktivitas pengeboran sterilisasi di lokasi rencana waste dump Elang dengan 5 lubang bor sedalam 949,8 m juga telah selesai.
Dari eksplorasi tersebut, sampel inti yang dikirim ke laboratorium pengujian berjumlah 2.722 sampel. Program pemetaan geologi berupa 131 sampel batuan dan 42 sampel tanah dari lokasi rencana waste dump Elang telah dikirim ke laboratorium.
"Rencana selanjutnya adalah melanjutkan pengeboran sumber daya di Elang dan pengeboran eksplorasi di Gerbang Timur menggunakan 3 rig," tulis Corporate Secretary AMMN Vemmy Febrianti dalam keterbukaan informasi, Jumat (9/1/2026).
Sementara itu, kegiatan eksplorasi di Blok III Rinti menelan biaya sekitar US$ 226.000 yang meliputi pengeboran eksplorasi dan pemetaan geologi. Area kerja eksplorasi ini adalah proyek porfiri Cu-Au di Rinti. Eksplorasi di Blok III Rinti melibatkan AMNT, MND, dan ITS.
Hasil eksplorasi ini adalah pengeboran eksplorasi dengan 2 lubang bor sedalam 1.033,4 m yang telah selesai dan sebagian sedang berlangsung. Selain itu, terdapat 313 sampel inti yang dikirimkan ke laboratorium pengujian. Terdapat pula 2 sampel batuan dari Rinti yang dikirim ke laboratorium untuk program pemetaan geologi.
Rencana selanjutnya adalah melanjutkan pengeboran eksplorasi menggunakan 1 rig di zona lithocap Barat Daya Sane.
Selanjutnya: Simak Ramalan 12 Zodiak Keuangan dan Karier Minggu 11 Januari 2026
Menarik Dibaca: Simak Ramalan 12 Zodiak Keuangan dan Karier Minggu 11 Januari 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













