kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Ancaman Siber di Indonesia Kian Meningkat, Hypernet Menggandeng Fortinet


Senin, 15 Desember 2025 / 21:01 WIB
Ancaman Siber di Indonesia Kian Meningkat, Hypernet Menggandeng Fortinet
ILUSTRASI. Ilustrasi serangan siber di Ukraina (Dado Ruvic/REUTERS)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah tantangan keamanan siber yang kian kompleks, seiring meningkatnya transformasi digital perlu kerjasama erat. Maka, Hypernet Technologies menggandeng Fortinet menghadirkan layanan security operation center (SOC) as a Service di Indonesia.

Kemitraan tersebut bertujuan menyediakan solusi keamanan siber yang menyeluruh, terukur, dan terjangkau bagi perusahaan menengah hingga besar.  Kerjasama ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan digital pelaku usaha nasional.

Country Director Fortinet Indonesia, Edwin Lim mengatakan, kolaborasi ini memungkinkan penyediaan layanan keamanan siber yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar domestik.

"Kombinasi pengalaman global Fortinet dan pemahaman lokal Hypernet Technologies memungkinkan kami memberikan layanan yang tepat sasaran sesuai kebutuhan bisnis di Indonesia,” ujar Edwin, dalam rilis ke Kontan.co.id, Senin (15/12).

Layanan SOC as a service memberikan pemantauan keamanan secara terintegrasi. Mulai dari jaringan, aplikasi, email, hingga endpoint.

Baca Juga: Gandeng Nakivo, Mega Buana Teknologi Sediakan Solusi Data Backup & Replication

Chief Technology Officer Hypernet Technologies, Sudino Oei menilai, kolaborasi ini sebagai langkah strategis memperkuat portofolio layanan perusahaan.

“Dengan dukungan teknologi Fortinet, kami akan memberikan layanan keamanan siber yang lebih optimal dan efisien bagi para klien,” kata Sudino.

Layanan SOC as a Service mencakup pengawasan 24/7, analisis ancaman secara real-time, serta rekomendasi mitigasi dan remediasi yang cepat. Dengan pendekatan ini, perusahaan diharapkan dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis inti tanpa terganggu risiko keamanan digital.

Selanjutnya: Netflix: Posisi Kesepakatan dengan Warner Bros Discovery Tidak Berubah

Menarik Dibaca: 14 Cara Turunkan Kadar Gula Darah yang Tinggi secara Alami

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×