kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

AP5I: Ekspor perikanan turun 15% di era Jokowi


Selasa, 17 Oktober 2017 / 19:57 WIB


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) menilai kinerja ekspor produk perikanan Indonesia selama pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi – JK) mengalami penurunan.

“Ekspor produk perikanan Indonesia selama 3 tahun pemerintahan Jokowi JK diperkirkan turun sekitar 15 %,” ujar Ketua AP5I Budhi Wibowo kepada KONTAN, Selasa (17/10).

Ekspor perikanan berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada tahun 2014 sebesar 1,3 juta ton, sementara tahun 2015 sekitar 1,1 juta ton. Budhi memprediksi tahun ini ekspor produk perikanan Indonesia tidak banyak mengalami perubahan.

Budhi juga bilang mengenai utilitas Unit Pengolahan Ikan (UPI) tahun 2015 hanya 53%. Kondisi saat ini dinilai tidak jauh berbeda bila dibandingkan dengan tahun 2015.

Utilitas UPI yang bahan bakunya berasal dari perikanan tangkap dinilai cenderung menurun. “UPI surimi tahun ini utilitasnya hanya sekitar 30%,” jelas Budhi.

Budhi berharap ke depan pemerintah dapat mempermudah perizinan yang berkaitan dengan penangkapan ikan. Hal tersebut dinilai akan dapat mendorong suplai ikan karena akan banyak nelayan yang kembali melaut. Selain itu juga perlu dilakukan kajian kembali terkait pelarangan alat tangkap yang dinilai tidak ramah lingkungan.

Pemerintah juga dinilai perlu mendorong sektor budidaya. Hal itu dikarenakan sektor perikanan budidaya masih berkembang 5% per tahun. Sementara Budhi menilai Indonesia masih tertinggal dari negara lain terkait perikanan budidaya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×