Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.455
  • EMAS663.000 -0,30%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Asia akan alami pertumbuhan upah riil tertinggi

Senin, 18 Desember 2017 / 14:52 WIB

Asia akan alami pertumbuhan upah riil tertinggi

JAKARTA,10/11-MENOLAK UPAH MINIMUM. Ribuan buruh dari berbagai elemen buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar aksi protes dengan membakar boneka Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta serta keranda mayat di depan kantor Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Jumat (10/11). Dalam aksi protes tersebut, massa buruh mengusung tiga tuntutan utama yakni mencabut mandat Gubernur dan Wakil Gubernur yang dinilai telah menerapkan upah minimum yang tidak sesuai dengan kontrak politik, menolak upah minimum berdasarkan PP 78/2015 agar segera revisi, menurunkan harga sembako, listrik, dan lain sebagainya. KONTAN/Fransiskus Simbolon/10/11/2017


KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Sebuah penelitian yang dirilis oleh Korn Ferry, salah satu divisi Hay Group, mengungkapkan bahwa Asia akan mengalami pertumbuhan upah riil tertinggi, meskipun kenaikan melambat dari tahun sebelumnya.

Di Asia, gaji diperkirakan akan naik 5,4%, turun dari 6,1% tahun lalu. Peningkatan upah riil yang disesuaikan dengan inflasi diperkirakan akan naik 2,8%, tertinggi di seluruh dunia, namun turun dari 4,3% tahun lalu.


Baca Juga

China tetap konsisten dengan kenaikan upah riil yang diprediksi sebesar 4,2% untuk tahun 2018, dibandingkan dengan 4% tahun lalu.

Sebagian besar negara di kawasan ini mengalami penurunan prediksi upah riil year-over-year -- termasuk perkiraan Vietnam sebesar 4,6%, turun dari 7,2%, Singapura 2,3 persen, turun dari 4,7%, dan Jepang di 1,6%, turun dari 2,1%.

Bagaimana Indonesia?

"Khusus untuk Indonesia, kami melihat perlambatan di pasar secara keseluruhan. Pertumbuhan yang lambat ini semakin diperburuk oleh sektor industri, perkebunan, pertambangan, minyak dan energi," kata Bob Wesselkamper, Korn Ferry Global Head of Rewards and Benefits Solutions, pekan lalu.

Untuk bertahan di pasar yang lamban, kata dia, banyak organisasi di Indonesia mengurangi tenaga kerja atau membekukan kenaikan gaji.

Di sisi lain, pemerintah saat ini fokus pada pengembangan sektor infrastruktur. "Langkah ini memungkinkan industri pendukungnya untuk pulih sedikit dan meningkatkan perkiraan gaji secara keseluruhan di negara ini," katanya.

Disesuaikan terhadap inflasi, karyawan di seluruh dunia diperkirakan akan melihat kenaikan upah riil hanya dengan rata-rata 1,5%, turun dari prediksi 2017 yang sebesar 2,3% dan prediksi 2016 sebesar 2,5%.

"Dengan inflasi yang meningkat di sebagian besar belahan dunia, kami melihat adanya pemangkasan terhadap kenaikan upah riil di seluruh dunia," katanya.

Para ahli penetapan upah di Korn Ferry, merekomendasikan untuk menerapkan pendekatan holistik saat menentukan upah.

"Meski indeks inflasi merupakan tolok ukur yang solid untuk mengkaji tren pasar terkait upah, kami merekomendasikan agar perusahaan mengambil sudut pandang yang lebih luas dengan menentukan dan menyetujui langkah-langkah pengendali biaya, strategi bisnis dan kondisi perdagangan setempat," kata Benjamin Frost, Global Korn Ferry General Manager-Pay.

Program kompensasi perlu ditinjau secara berkala untuk memastikannya sesuai dengan perubahan kondisi bisnis dan pasar.

Data tersebut diambil dari database upah Korn Ferry yang berisi data lebih dari 20 juta pemegang pekerjaan di 25.000 organisasi di lebih dari 110 negara.


Reporter: Havid Vebri
Editor: Havid Vebri
Video Pilihan

TERBARU
Hasil Pemilu 2019
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0005 || diagnostic_api_kanan = 0.0461 || diagnostic_web = 0.3507

Close [X]
×