kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Asosiasi Gula Rafinasi Tidak Bisa Memasukkan Gula untuk Konsumsi


Jumat, 08 Januari 2010 / 11:02 WIB


Reporter: Raymond Reynaldi |

JAKARTA. Pemerintah menolak usulan Asosiasi Gula Rafinasi agar mereka dizinkan memasok gula untuk konsumsi. Direktur Jenderal Industri Agro dan Kimia Departemen Perindustrian Benny Wachjudi bilang, peluang industri rafinasi memasarkan langsung produknya kepada konsumen sepertinya agak sulit diwujudkan.

Masalahnya, lanjut Benny, berdasarkan regulasi mereka hanya boleh menjual produknya kepada industri. "Jadi perlu revisi regulasi," ujar dia.

Kemudian, kata Benny, para stake holder mesti menghitung ulang kuota impor raw sugar yang menjadi bahan baku industri gula nasional, bila produsen gula rafinasi diperbolehkan menjual langsung ke masyarakat.
"Karena setelah dihitung stoknya pas-pasan," ujar dia.

Menurut Benny, dalam keadaan mendesak bisa saja pemerintah memikirkan opsi tersebut. "Cuma mesti ada keberpihakan terhadap kebutuhan nasional dari para pihak yang terkait," terang dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×