Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.170
  • EMAS709.000 -0,56%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Awal Agustus, pemerintah tertibkan truk kelebihan muatan

Senin, 23 Juli 2018 / 12:43 WIB

Awal Agustus, pemerintah tertibkan truk kelebihan muatan
ILUSTRASI. TRUK JASA PENGIRIMAN BARANG

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kadin Indonesa menggelar focus group discussion (FGD) terkait Jembatan Timbang dan kebijakan penurunan muatan berlebihan angkutan barang. Hal ini untuk memberikan keamanan bagi penghuna jalan maupun pengendara truk.

Waki Ketua Umum Kadin Indonesia bidang perhubungan Carmelita Hartoto mengatakan, persoalan truk over dimensi dan over loading (ODOL) merupakan salah satu keresahan pelaku usaha trucking selama ini.


Menurutnya, pelaku usaha trucking menginginkan perbaikan kinerja sektor trucking, dengan menertibkan truk ODOL agar mengurangi kemacetan, mendorong produktivitas angkutan truk dan menekan angka kecelakaan.

“Para pelaku usaha trucking juga memiliki keresahan yang sama soal ini,” ujarnya saat FGD di menara kadin Senin(23/7).

Selain itu, penertiban truk ODOL harus dilakukan dengan melakukan kajian dan pertimbangan lebih dalam rangka untuk menghindari terhambatnya arus dan kegiatan logistik nasional.

Dia menambahkan, tindakan pencegahan akan lebih penting dan efisien dibandingkan dengan tindakan penertiban. Pencegahan ODOL bahkan akan mencegah membengkaknya biaya logistik akibat terkendalanya arus barang bila harus dilakukan penertiban.

Penertiban ODOL, lanjutnya, akan dimulai pada dua minggu ke depan atau mulai pada 1 Agustus. Adapun sanksi yang disiapkan untuk penertiban pelanggaran ini adalah penilangan hingga penurunan barang muatan.

“Ini memerlukan kerjasama dan kesamaan pemahamam seluruh stakeholder, baik pemerintah, para pelaku usaha trucking, hingga para pemilik barang sebagai penggina jasa,” tambahnya.

Menurutnya kesepahaman antara pemerintah dan pelaku usaha teucking dan oemilik barang diperlukan agar terjadinga kerja sama untuk bersama2 menekan terjadinya overloading pada angkutan truk.

“Kesepagaman antara penerintah, pelaku usaha trucking dan para pemilik barang sebagai pengguna jasa diperlukan agar penertiban ODOL pada awal agustus mendatang,” jelasnya.


Reporter: Arsy Ani Sucianingsih
Editor: Herlina Kartika
Video Pilihan

Tag
TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0653 || diagnostic_web = 0.3321

Close [X]
×