kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Bea keluar CPO November bisa turun jadi 10,5%


Selasa, 23 Oktober 2012 / 15:17 WIB
ILUSTRASI. Daftar universitas terbaik Indonesia versi QS WUR 2022, ranking 1 bukan ITB atau UI. Foto: Kampus UGM.


Sumber: Reuters | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Tarif Bea Keluar (BK) ekspor crud palm oil (CPO) diperkirakan turun menjadi 10,5% pada bulan November dari tarif BK Oktober sebesar 13,5%.

Perkiraan turunnya tarif BK ekspor CPO ini disampaikan oleh Fadhil Hasan, Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia GAPKI di Jakarta, Selasa (23/10).

Fadhil menyebutkan, turunnya tarif BK akan terjadi karena turunnya harga acuan CPO di bursa komoditi Rotterdam, Bursa Malaysia dan bursa komoditi Jakarta selama sebulan terakhir.

Pada akhir Agustus lalu, harga CPO di bursa komoditi berjangka di Malaysia sudah turun 29% karena prospek ekonomi yang melambat.

Indonesia sebagai penghasil CPO terbesar di dunia, mengeluarkan kebijakan tarif BK untuk ekspor CPO guna menggerakkan industri hilir CPO.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×