kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.945   -97,00   -0,54%
  • IDX 6.357   37,15   0,59%
  • KOMPAS100 835   3,58   0,43%
  • LQ45 634   -0,97   -0,15%
  • ISSI 220   2,56   1,18%
  • IDX30 356   -0,98   -0,28%
  • IDXHIDIV20 435   -3,67   -0,84%
  • IDX80 95   0,26   0,27%
  • IDXV30 120   -0,59   -0,49%
  • IDXQ30 113   -0,48   -0,42%

Begini strategi Garuda Indonesia (GIAA) di tengah tekanan wabah corona


Minggu, 05 April 2020 / 20:46 WIB
ILUSTRASI. Pesawat melintasi landasan pacu tiga Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang, Banten, Kamis (23/1/2020).


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berupaya menjaga arus kas di tengah pandemi virus corona. Oleh sebab itu, pihaknya memastikan akan menggunakan kas untuk keperluan yang paling penting saja.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengakui di tengah pandemi virus corona upaya dalam menjaga arus kas terbilang berat. "Cash hari ini adalah raja, jadi sebisa mungkin untuk yang critical saja," ujarnya kepada  kontan.co.id , Minggu (5/4).

Baca Juga: Gara-gara virus corona, rata-rata penjualan mainan turun 30%

Sementara itu, emiten bersandi saham GIAA di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini memiliki hutang yang akan jatuh tempo di tahun ini. Karenanya, Irfan menyebut akan melakukan aksi korporasi guna mendapatkan dana baru untuk melunasi kewajibannya.

Berdasarkan laporan tahunan keuangan GIIA, tercatat arus kas perusahaan sebesar US$ 299,34 juta.

Untuk skema pendanaan, dirinya menyebut masih mengkaji semua opsi yang ada untuk bisa memenuhi kewajiban yang jatuh tempo. Untuk bidikan dana yang diincar, Irfan masih enggan buka-bukaan.

Baca Juga: Menteri Erick sebut BUMN yang terpapar corona, inilah daftar lengkapnya




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×