kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   0,00   0,00%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Bisnis HERO masih fokus ke merek gerai lama


Jumat, 25 Agustus 2017 / 18:37 WIB


Reporter: Ivana Wibisono | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - PT Hero Supermarket Tbk (HERO) baru saja membuka minimarket dengan merek Giant Mart. Gerai pertamanya dibuka di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Sambil menunggu analisis pasar terhadap kehadiran gerai ini, Hero akan fokus dulu pada Giant Ekstra dan Gerai Giant Ekspres serta Hero yang telah lebih dulu menjadi bisnis HERO.

Hingga akhir tahun 2017, Giant akan membuka gerai baru Giant Ekstra di Malang dan Manado. Sampai pada 20 Juni 2017, Giant memiliki 56 gerai Giant Ekstra dan 141 Giant Ekspres dan Hero. 

General Manager of Corporate Affairs PT Hero Supermarket Tbk, Tony Mampuk mengatakan, tahap analisis untuk Giant Mart juga menjadi langkah HERO untuk belajar dari kesalahan lama. Beberapa waktu lalu, HERO mengoperasikan convenient store yang berfokus di apartmen dan perkantoran bernama Starmart. 

Tony enggan memberitahukan berapa lama tahap analisis akan dilakukan. Namun dengan dilakukannya tahap ini, HERO akan mencari tahu strategi yang tepat untuk bersaing dengan rivalnya seperti Alfamart dan Indomaret serta kemungkinan dapat diwaralabakan atau tidak.

"Industri minimarket kan sudah besar dan banyak. Jadi kita masih menganalisa bagaimana Giant Mart ini bisa diterima oleh konsumen," kataTony saat ditemui KONTAN usai RUPS di Graha Hero, Bintaro, Tangerang Selatan, Jumat (25/8).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×