kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Budidaya mina padi bakal mendunia


Kamis, 01 November 2018 / 20:34 WIB
minapadi


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - SUKOHARJO. Sektor pertanian Indonesia mungkin bisa berbangga. Lantaran, konsep menanam padi organik yang dibarengi dengan memelihara ikan atau dikenal dengan istilah mina padi bakal mendunia.

"Mina padi akan menjadi hal yang dipromisikan ke pertanian internasional," ujar Permanent Representative dari Nigeria untuk UN Roma Yaya Adisa Olaniran saat mengunjungi desa percontohan mina padi di Sukoharjo, Kamis (1/11).

Sukoharjo menjadi percontohan dalam penerapan mina padi. Penerapan mina padi di Sukoharjo merupakan kerja sama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Food and Agriculture Organization (FAO).

Berbagai hal menjadi daya tarik dalam penerapan budidaya mina padi. Selain menghasilkan ikan, mina padi juga memproduksi beras organik.

Pada praktik budidaya mina padi, ikan dipelihara dalam sawah yang ditanami padi. Ikan dalam lahan tersebut dinilai mengganti fungsi pestisida sehingga padi yang tumbuh tanpa pestisida dan minim pupuk.

Selain Yaya, mina padi juga diapresiasi oleh Stephen Rudgard, FAO Representative yang ada di Indonesia. "Meskipun baru pertama kali dilakukan namun mina padi mampu memberikan hasil yang menggembirakan," terang Stephen.

Stephen berharap agar perwakilan delegasi FAO yang hadir di Sukoharjo dapat menyampaikan keberhasilan mina padi Indonesia ke seluruh 193 negara anggota FAO. Hal itu agar mina padi dapat digaungkan ke seluruh dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×