kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Buka pabrik di dalam negeri, ini tujuan Huawei


Minggu, 15 Maret 2015 / 22:00 WIB
Buka pabrik di dalam negeri, ini tujuan Huawei
ILUSTRASI. Hari Besar Oktober 2023.


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Perusahaan ponsel asal China, Huawei, mengonfirmasi soal rencana perusahaannya menggandeng mitra lokal untuk merakit ponsel di Indonesia. Kerjasama tersebut dalam rangka mematuhi Peraturan Menteri Perdagangan No. 82 tahun 2012 tentang Ketentuan Impor Telepon Seluler.

Yunny Christine, Senior Corporate Communication, PT Huawei Tech Investment mengonfirmasi kerjasama Huawei dengan PT Panggung Elektronik, untuk merakit di Indonesia. "Betul kami merakit di Indonesia, untuk memenuhi persyaratan lokal konten juga," ujar Yunny pada KONTAN, Minggu (15/3).

Ia mengatakan kerjasama dengan PT Panggung Elektronik itu dalam untuk lini bisnis consumer business goods perusahaan.

Hal Kerjasama tersebut dilakukan Huawei untuk mematuhi Peraturan Menteri Perdagangan No. 82 tahun 2012 tentang Ketentuan Impor Telepon Seluler, bahwa ponsel merek global diwajibkan untuk membuat pabrik ponsel atau merakit ponsel di dalam negeri hingga akhir 2015. Jika tidak dilaksanakan, maka izin Importir Terdaftarnya (IT) akan dicabut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU

[X]
×