kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Bulog sudah memborong gabah petani 400.000 ton


Jumat, 08 April 2016 / 11:17 WIB


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Upaya pemerintah meningkatkan penyerapan gabah dan beras dari petani mulai membuahkan hasil. Perum Bulog telah menyerap gabah sebanyak 400.000 ton pada awal April 2016. 

Jumlah tersebut termasuk tinggi bila dibandingkan target penyerapan gabah kering panen (GKP) Bulog sebesar 1,25 juta ton pada tahun ini. Penyerapan GKP langsung dari petani membuat harga GKP dari petani tetap tinggi meskipun sudah memasuki panen raya.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan, upaya Kemtan mendorong Bulog meningkatkan penyerapan langsung dari petani bertujuan menggunting rantai pasok gabah dan beras yang panjang. Saat ini, harga GKP di tingkat petani antara Rp 3.700 per kilogram (kg) hingga Rp 4.000 per kg atau lebih tinggi dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sekitar Rp 3.750 per kg.

Direktur Pengadaan Bulog Wahyu menambahkan, guna menggenjot penyerapan, Bulog juga  menyiapkan mesin pengering gabah mengingat kadar air gabah hasil panen petani relatif masih cukup tinggi. Mesin pengering ini diperoleh dari kerjasama dengan BUMN/BUMD dan pemain swasta. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×