Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah pergeseran perilaku konsumen yang semakin mengutamakan kemudahan dan kecepatan, industri properti komersial Indonesia menghadapi tantangan baru, yakni memastikan pengalaman pengunjung terasa mulus sejak detik pertama mereka tiba.
Centrepark, perusahaan Smart Mobility Parking Solution yang kini mengelola lebih dari 800 lokasi dan didukung oleh lebih dari 3.000 tenaga profesional di seluruh Indonesia, menjawab tantangan ini dengan pendekatan yang lebih strategis — menjadikan sistem parkir sebagai bagian integral dari ekosistem properti, bukan sekadar fasilitas operasional.
Langkah terbaru diwujudkan melalui pengelolaan area parkir di 23 Semarang Shopping Center dengan sistem cashless berbasis kartu uang elektronik. Pengunjung kini cukup melakukan tap saat masuk dan tap saat keluar — tanpa uang tunai dan tanpa antrean di loket.
Baca Juga: Centrepark Dorong Inovasi Parkir Berbasis Teknologi
Charles Richard Oentomo, CEO & President Director Centrepark Group mengatakan, perubahan ini bagi bagi Centrepark bukan semata soal teknologi pembayaran. Ini tentang bagaimana sebuah properti komersial ingin dipersepsikan.
"Pengalaman pengunjung dimulai bukan dari pintu mal, melainkan dari momen pertama kendaraan memasuki area parkir. Kelancaran akses, kemudahan pembayaran, dan rasa aman di area parkir secara langsung memengaruhi kesan pengunjung terhadap keseluruhan properti," ujar Charles dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).
Dia bilang, perspektif ini sejalan dengan tren global di industri properti komersial. Pengelolaan parkir telah berkembang menjadi bagian dari strategi smart building dan smart mobility. Indonesia, dengan pertumbuhan pusat perbelanjaan dan kawasan komersial yang pesat, dinilai bergerak cepat ke arah yang sama.
Baca Juga: Dukung Mobilitas Perkotaan, Centrepark Perkuat Pengelolaan Parkir Berbasis Teknologi
Dengan portofolio lebih dari 800 lokasi yang mencakup pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, rumah sakit, kawasan komersial, dan fasilitas publik, lanjut Charles, Centrepark memosisikan diri sebagai mitra strategis bagi pengelola properti yang ingin meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh.
Tren transaksi parkir non-tunai yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat Indonesia siap — dan mulai mengharapkan — standar layanan yang lebih tinggi dari area parkir. Centrepark menjawab kebutuhan tersebut dengan terus mendorong penerapan sistem berbasis teknologi di seluruh jaringan lokasi yang dikelolanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













