kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.754.000   -31.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.853   30,00   0,17%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Chandra Asri Luncurkan Produk untuk Aplikasi Kemasan Fleksibel


Senin, 28 Februari 2022 / 16:41 WIB
ILUSTRASI. Pabrik Chandra Asri di Cilegon.


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) meluncurkan produk Asrene C6 Metallocene LLDPE untuk membuat film dengan keuletan dan kekuatan sealing yang lebih tinggi seperti kemasan printed multi-layer dan heavy duty

Kemasan ini biasanya digunakan untuk aplikasi seperti standing pouch minyak goreng, stretch film (plastic wrap) dan kantong beras. Penggunaan Metallocene dapat membuat kemasan menjadi tahan bocor, tahan sobek dan tahan banting.

Produk ini juga telah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta standar halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sehingga terjamin keamanan dan kualitasnya.

Chandra Asri memproduksi resin C6 Metallocene LLDPE atas respon terhadap tingginya permintaan dan belum adanya produksi dalam negeri. Sebelumnya, seluruh permintaan akan resin C6 Metallocene LLDPE hanya dapat dipenuhi oleh produk impor. Dengan kapasitas produksi Asrene C6 Metallocene saat ini, yaitu 50 kilo ton per tahun diharapkan dapat membantu meringankan beban impor.

Baca Juga: Agung Podomoro Land (APLN) Raih Penghargaan Developer of The Year

General Manager Polymer Technical Service and Product Development Chandra Asri Supriyanto mengatakan hadirnya Asrene C6 Metallocene, pihaknya menawarkan solusi untuk meningkatkan sifat kekuatan pada kemasan. "Selain itu, resin ini juga menjadi salah satu upaya Chandra Asri dalam diversifikasi produk LLDPE yang diproduksi sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumen,” kata dia dalam keterangannya, Senin (28/2).

Chandra Asri terus berupaya berkontribusi bagi upaya Pemerintah Indonesia dalam memenuhi permintaan produk petrokimia dalam negeri sekaligus untuk mengurangi ketergantungan pada impor.

Salah satu upaya yang dilakukan Chandra Asri adalah dengan membangun kompleks kedua petrokimia berskala global yang disebut dengan CAP2.

Kompleks terbaru berskala global ini nantinya akan terintegrasi sepenuhnya dengan pabrik Chandra Asri yang telah ada di Cilegon dan akan terdiri dari Naptha Craker, Butadiene, High Density Polyethylene (HDPE), Polypropylene (PP), Aromatic (Benzene, Toulene, dan Mixed Xylenes), serta Low Density Polyethylene (LDPE) yang juga akan menjadi pabrik LDPE pertama di Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×