Reporter: Leni Wandira | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan pada kuartal I 2026. Emiten kosmetik dan wellness ini membukukan laba bersih sebesar Rp 1,12 miliar atau tumbuh 319,67% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 266,59 juta.
Sejalan dengan kenaikan laba bersih tersebut, laba per saham dasar MRAT turut meningkat menjadi Rp 1,87 dibandingkan Rp 0,64 pada kuartal I 2025.
Pertumbuhan kinerja ditopang oleh peningkatan penjualan bersih sebesar 44,93% menjadi Rp 123,73 miliar dibandingkan Rp 85,37 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: Linktown Perluas Ekspansi Properti ke Semarang
Perusahaan ini menyebut kenaikan penjualan mencerminkan penguatan permintaan pasar terhadap portofolio produk di segmen kecantikan, kesehatan, dan wellness.
Di sisi lain, beban pokok penjualan meningkat menjadi Rp 80,80 miliar dibandingkan Rp 48,32 miliar pada kuartal I tahun lalu. Meski demikian, MRAT masih mampu mencatatkan laba kotor sebesar Rp 42,92 miliar, naik dari sebelumnya Rp 37,05 miliar.
Sementara itu, beban penjualan tercatat naik menjadi Rp 26,73 miliar dari Rp 24,83 miliar. Beban umum dan administrasi juga meningkat menjadi Rp 13,22 miliar dibandingkan Rp 11,69 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
MRAT membukukan laba usaha sebesar Rp 4,26 miliar atau meningkat dibandingkan kuartal I 2025 sebesar Rp 2,91 miliar.
Dari sisi neraca, perusahaan ini mencatat total ekuitas sebesar Rp 632,46 miliar hingga akhir Maret 2026, sedikit meningkat dibandingkan posisi akhir tahun lalu sebesar Rp 631,65 miliar.
Sementara total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp 231,02 miliar dari sebelumnya Rp 247,13 miliar pada akhir 2025.
Direktur PT Mustika Ratu Tbk, Jodi Andrea Suryokusumo mengatakan capaian kuartal I 2026 mencerminkan efektivitas strategi transformasi bisnis dan penguatan distribusi yang dijalankan perusahaan.
Baca Juga: Jaringan Transmisi Sumatra Jadi Sorotan Pasca Blackout, Begini Jawaban dari PLN
“Pertumbuhan kinerja pada kuartal I 2026 mencerminkan efektivitas strategi perusahaan dalam memperkuat penetrasi pasar, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperluas inovasi produk berbasis warisan budaya dan wellness Indonesia,” ujar Jodi dalam keterangannya, Kamis (28/5/2026).
Ke depan, MRAT akan fokus menjaga pertumbuhan berkelanjutan melalui penguatan kanal distribusi, pengembangan produk inovatif, optimalisasi digitalisasi bisnis, serta peningkatan kolaborasi strategis di pasar domestik maupun internasional.
Sebagai perusahaan yang bergerak di industri kecantikan dan kesehatan berbasis bahan alami Indonesia, MRAT juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat daya saing industri herbal dan kosmetik nasional di pasar global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













