kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Cisadane Sawit Raya (CSRA) Kantongi Laba Rp 306 Miliar pada Kuartal III-2026


Minggu, 01 November 2026 / 19:07 WIB
Cisadane Sawit Raya (CSRA) Kantongi Laba Rp 306 Miliar pada Kuartal III-2026
ILUSTRASI. PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) (Dok/CSRA)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang sembilan bulan pertama 2026. 

Emiten perkebunan kelapa sawit ini membukukan pendapatan sebesar Rp 2,07 triliun hingga kuartal III-2026, melonjak 55,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,33 triliun.

Mengutip keterangan resmi perusahaan, pada Jumat (30/10), peningkatan pendapatan tersebut didorong oleh pertumbuhan produksi crude palm oil (CPO) dan kernel seiring beroperasinya secara penuh ketiga pabrik kelapa sawit (PKS) milik perusahaan.

Kinerja tersebut juga ditopang oleh kenaikan harga jual rata-rata produk.

Baca Juga: Cisadane Sawit Raya (CSRA) Kaji Target Produksi CPO 2027 di Tengah Ancaman El Nino

Harga jual CPO CSRA meningkat sekitar 5,9% secara tahunan (yoy). Sementara harga jual tandan buah segar (TBS) dan kernel masing-masing naik 6% dan 8,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bruto CSRA meningkat 15,4% yoy menjadi Rp 553,24 miliar dari sebelumnya Rp 479,26 miliar. Adapun laba usaha tercatat sebesar Rp 354,58 miliar, tumbuh 17,3% dibandingkan Rp 302,42 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi bottom line, CSRA membukukan laba bersih sebesar Rp 306,09 miliar hingga September 2026. Angka tersebut meningkat 431% yoy dibandingkan laba bersih sebesar Rp 213,92 miliar pada kuartal III-2025.

Meski demikian, margin laba bruto  CSRA justru turun menjadi 26,7% dari 35,9% pada periode yang sama tahun lalu. Sementara margin laba usaha menyusut menjadi 17,1% dari 22,7%.

Perusahaan menyebut penurunan margin bruto terutama dipengaruhi oleh kenaikan biaya pembelian TBS dan harga bahan bakar.

Baca Juga: Cisadane Sawit Raya (CSRA) Andalkan Tiga Pabrik Sawit guna Kejar Target Produksi 2026

Sementara itu, EBITDA CSRA tercatat sebesar Rp 538,26 miliar, meningkat 26,2% dibandingkan Rp 426,67 miliar pada kuartal III-2025. Sedangkan margin laba bersih tercatat sebesar 14,8%, sedikit terkoreksi dari 16% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset CSRA per 30 September 2026 mencapai Rp 2,77 triliun, meningkat 9,9% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp 2,52 triliun. Total liabilitas tercatat sebesar Rp 998,03 miliar dan total ekuitas Rp 1,77 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×