kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Citra Putra Realty (CLAY) Targetkan Peningkatan Kinerja di Tahun Depan


Rabu, 14 Desember 2022 / 18:41 WIB
Citra Putra Realty (CLAY) Targetkan Peningkatan Kinerja di Tahun Depan
ILUSTRASI. Grand Mahkota Hotel di Pontianak yang dikembangkan PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY).


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) menargetkan peningkatan kinerja pada 2023 mendatang. Direktur CLAY Beni Hendrawan mengungkapkan, perusahaan berfokus untuk menjaga kinerja laba bersih pada tahun depan.

Beni menjelaskan, laba operasional diestimasikan mencapai Rp 45 miliar sampai Rp 50 miliar.

"Memang kami masih akan mengalami kerugian tapi kerugian lebih kecil," ungkap Beni dalam Public Expose, Rabu (14/12).

Beni menambahkan, tantangan untuk unit bisnis perusahaan khususnya The Stones Hotel Bali bukan okupansi. Menurutnya, saat ini tingkat okupansi sudah mencapai 70%.

Sayangnya, tingkat okupansi oleh wisatawan mancanegara diakui mengalami penurunan ketimbang sebelum pandemi covid-19.

Sebelumnya, pada 2019 wisatawan asing mendominasi dengan persentase mencapai 70%. Kondisi ini berbalik dengan tahun ini dimana sekitar 70% hingga 80% didominasi wisatawan domestik.

Baca Juga: Citra Putra Realty (CLAY) Cetak Pendapatan Rp 75,2 Miliar di Kuartal III-2022

Beni menjelaskan, kondisi ini membuat harga jual kamar yang ditawarkan pun lebih rendah ketimbang sebelum pandemi covid-19.

"Kami sempat coba naikkan harga jual tapi selisih demand dengan supply sangat besar," jelas Beni.

Beni mengungkapkan, ada sekitar 50.000 kamar yang dijual oleh industri perhotelan di Bali sementara kunjungan wisatawan hanya sebesar 30.000 hingga 40.000.

Kondisi ini membuat persaingan harga cukup kompetitif.

Sementara itu, demi memuluskan target pada tahun depan CLAY bakal mengalokasikan belanja modal tidak lebih dari Rp 10 miliar.

 

"Akan digunakan untuk perawatan mesin, penggantian linen dan perbaikan alat serta kamar," pungkas Beni.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×