kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Cuaca ekstrim, pukul bisnis nelayan


Minggu, 06 Februari 2011 / 18:13 WIB
Cuaca ekstrim, pukul bisnis nelayan
ILUSTRASI. Pulau Bira Besar di Kepulauan Seribu


Reporter: Veri Nurhansyah Tragistina |

JAKARTA. Buruknya cuaca dan harga tuna di pasar Jepang semakin merugikan pengusaha kapal penangkap ikan. Ang Sakiman, Ketua Asosiasi Pengusaha Kapal Pengangkut Ikan Indonesia (APKPII) mengatakan saat ini kerugian yang diderita pengusaha bisa mencapai Rp 300 juta per kapal dalam periode satu bulan.

Pengusaha bermodal cekak tidak memiliki pilihan selain menghentikan aktivitasnya. "Mereka tidak kuat menanggung biaya operasional," ujar Ang.

Tapi, banyak juga pengusaha kapal yang mengalihkan aktivitas penangkapannya. Nelayan yang sebelumnya menangkap Tuna karena harganya lebih tinggi kini lebih memilih menangkap ikan jenis lain seperti Cakalang dan Tongkol. "Hasilnya lebih lumayan ketimbang menangkap Tuna," kata Ang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×