kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.955   26,00   0,15%
  • IDX 7.130   -34,51   -0,48%
  • KOMPAS100 983   -5,67   -0,57%
  • LQ45 727   -5,03   -0,69%
  • ISSI 250   -1,27   -0,50%
  • IDX30 395   -3,10   -0,78%
  • IDXHIDIV20 494   -4,21   -0,84%
  • IDX80 111   -0,64   -0,57%
  • IDXV30 135   -1,15   -0,84%
  • IDXQ30 129   -0,95   -0,73%

Cuaca ekstrim, pukul bisnis nelayan


Minggu, 06 Februari 2011 / 18:13 WIB
Cuaca ekstrim, pukul bisnis nelayan
ILUSTRASI. Pulau Bira Besar di Kepulauan Seribu


Reporter: Veri Nurhansyah Tragistina |

JAKARTA. Buruknya cuaca dan harga tuna di pasar Jepang semakin merugikan pengusaha kapal penangkap ikan. Ang Sakiman, Ketua Asosiasi Pengusaha Kapal Pengangkut Ikan Indonesia (APKPII) mengatakan saat ini kerugian yang diderita pengusaha bisa mencapai Rp 300 juta per kapal dalam periode satu bulan.

Pengusaha bermodal cekak tidak memiliki pilihan selain menghentikan aktivitasnya. "Mereka tidak kuat menanggung biaya operasional," ujar Ang.

Tapi, banyak juga pengusaha kapal yang mengalihkan aktivitas penangkapannya. Nelayan yang sebelumnya menangkap Tuna karena harganya lebih tinggi kini lebih memilih menangkap ikan jenis lain seperti Cakalang dan Tongkol. "Hasilnya lebih lumayan ketimbang menangkap Tuna," kata Ang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×