kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Cuaca ekstrim, pukul bisnis nelayan


Minggu, 06 Februari 2011 / 18:13 WIB
ILUSTRASI. Pulau Bira Besar di Kepulauan Seribu


Reporter: Veri Nurhansyah Tragistina |

JAKARTA. Buruknya cuaca dan harga tuna di pasar Jepang semakin merugikan pengusaha kapal penangkap ikan. Ang Sakiman, Ketua Asosiasi Pengusaha Kapal Pengangkut Ikan Indonesia (APKPII) mengatakan saat ini kerugian yang diderita pengusaha bisa mencapai Rp 300 juta per kapal dalam periode satu bulan.

Pengusaha bermodal cekak tidak memiliki pilihan selain menghentikan aktivitasnya. "Mereka tidak kuat menanggung biaya operasional," ujar Ang.

Tapi, banyak juga pengusaha kapal yang mengalihkan aktivitas penangkapannya. Nelayan yang sebelumnya menangkap Tuna karena harganya lebih tinggi kini lebih memilih menangkap ikan jenis lain seperti Cakalang dan Tongkol. "Hasilnya lebih lumayan ketimbang menangkap Tuna," kata Ang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×