kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Depperin Akan Buat Rekam Jejak IMKM


Selasa, 15 Juli 2008 / 16:31 WIB


Sumber: KONTAN | Editor: Test Test

JAKARTA. Semakin banyaknya pelaku Industri Mikro Kecil Menengah (IMKM) rupanya hingga kini belum terekam secara pasti oleh pemerintah. Oleh karena itu, Departemen
Perindustrian (Depperin) berencana melakukan rekam jejak IMKM.

Direktur Jenderal IMKM Depperin Fauzi Aziz mengatakan ia akan melakukan kerja sama dengan dinas perindustrian dan perdagangan di daerah untuk merekam jejak IMKM. "Kita akan lakukan tahun ini," tegasnya.

Menurut Fauzi, rekam jejak ini dilakukan untuk mengetahui berapa banyak pengusaha IMKM di Indonesia. Bukan hanya itu, rekam jejak ini juga untuk mengetahui berapa besar omzet
yang didapat IMKM. "Selama ini kita belum pernah tahu berapa besar perputaran uang di IMKM," paparnya.

Yang baru ia ketahui adalah perputaran uang di paguyuban mie dan bakso yang terdiri dari 500.000 anggota. Menurutnya, dalam satu hari omzet yang dihasilkannya adalah sebesar Rp 18 miliar. "Ini sangat fantastis," tegasnya.

Fauzi bilang nantinya para pelaku IMKM harus melaporkan data penjualannya kepada pemerintah daerah. Namun, ia menegaskan hal ini harus disosialisasikan terlebih dahulu
agar berjalan lancar.

Rekam jejak yang dilakukan Depperin juga sangat berhubungan dengan aturan pemerintah yang menyebutkan bahwa bantuan dana bergulir harus mengacu kepada omzet. Sehingga, jika
sudah terwujud akan memudahkan pemerintah dalam memberikan bantuan.

Selain itu, rekam jejak juga akan menimbulkan daya tarik lembaga keuangan seperti bank untuk mengucurkan dananya. "Jika omzetnya besar maka akan memacu bank mengucurkan
dana," tegasnya.

Nurachman, Kepala Dinas Industri dan Perdagangan DKI Jakarta menyambut baik rencana tersebut. "Kami akan lakukan rekam jejak tersebut," tandasnya. Ia mengakui jika selama
ini rekam jejak IMKM belum berjalan baik padahal industri ini termasuk penggerak perekonomian daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×