kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Di ajang IIMS 2013, Honda jual 8.868 unit mobil


Senin, 30 September 2013 / 18:22 WIB
ILUSTRASI. Ini Link Download Google Chrome & Mozilla Firefox Terbaru Resmi, Lengkap Cara Install


Reporter: Emma Ratna Fury | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pada ajang Indonesia Internasional Motorshow (IIMS) yang sudah berlangsung selama 10 hari dan berakhir kemarin (29/9), PT Honda Prospect Motor (HPM) mencatat penjualan sebesar 6.868 unit kendaraan.

Dari total penjualan tersebut, sebanyak 2.508 unit berasal dari pemesanan model terbaru Honda, yaitu Honda Mobilio. Sementara itu, sebanyak 4.360 unit lainnya berasal dari penjualan model Honda yang telah dipasarkan saat ini.

Melalui rilis yang diterima KONTAN, jumlah penjualan tersebut merupakan penjualan tertinggi yang pernah dicapai Honda pada ajang IIMS yang selama ini diikuti.

“Kami bersyukur dapat melampaui target penjualan, didukung produk-produk yang segar serta berbagai program penjualan yang dirancang untuk memudahkan semua orang untuk memiliki mobil Honda," kata Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor melalui rilis yang diterima Senin (30/9).

Selain itu, pada acara pameran tersebut  Honda Brio Satya terpilih sebagai Favorite Car IIMS 2013. Brio Satya tampil kepada secara umum untuk pertama kalinya di ajang IIMS 2013 setelah diluncurkan pada 11 September 2013 yang lalu. Brio Satya merupakan produk terbaru dari New Honda Brio yang merupakan salah satu mobil LCGC (low cost green car).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×