kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.814.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 17.266   44,00   0,26%
  • IDX 7.072   -34,13   -0,48%
  • KOMPAS100 955   -6,68   -0,69%
  • LQ45 682   -4,42   -0,64%
  • ISSI 255   -2,37   -0,92%
  • IDX30 378   -0,88   -0,23%
  • IDXHIDIV20 463   -1,76   -0,38%
  • IDX80 107   -0,70   -0,65%
  • IDXV30 135   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 121   -0,66   -0,55%

Di Tengah Ketidakpastian Global, Hypernet Bidik Peluang Transformasi Digital


Selasa, 28 April 2026 / 22:10 WIB
Di Tengah Ketidakpastian Global, Hypernet Bidik Peluang Transformasi Digital
ILUSTRASI. Hypernet Technologies (Dok/Hypernet Technologies )


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian, transformasi digital kian menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha.

Perubahan teknologi yang cepat, tekanan geopolitik, serta tuntutan efisiensi mendorong perusahaan memperkuat adopsi teknologi guna menjaga daya saing dan keberlanjutan bisnis.

Sejalan dengan tren tersebut, penyedia layanan teknologi seperti Hypernet Technologies melihat peluang memperluas peran sebagai mitra transformasi digital bagi pelaku usaha.

Perusahaan ini menilai, kebutuhan terhadap solusi berbasis cloud, jaringan terkelola, keamanan siber, hingga integrasi kecerdasan buatan semakin meningkat. Ini seiring upaya perusahaan meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas operasional.

Dalam pengembangannya, pendekatan tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan, tetapi juga pada integrasi solusi yang dapat mendukung proses bisnis secara lebih adaptif dan terukur. Hal ini mencerminkan pergeseran kebutuhan pasar yang tidak lagi sekadar membutuhkan infrastruktur teknologi, tetapi juga strategi digital yang menyeluruh.

Baca Juga: Kerugian AirAsia Indonesia (CMPP) Turun 52,7% per kuartal I-2026

“Transformasi digital saat ini bukan sekadar efisiensi, tetapi tentang bagaimana bisnis bisa tetap relevan di tengah perubahan global. Hypernet Technologies berupaya menjadi enabler bagi pelaku usaha untuk berinovasi dan beradaptasi secara berkelanjutan,” papar Ferdy Zulkarnain, Marketing Communication Section Head Hypernet Technologies, dalam keterangan resmi, Selasa (28/4). 

Di sisi lain, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk komunitas pengusaha seperti Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi),  penting untuk mempercepat adopsi teknologi di kalangan pelaku usaha, khususnya segmen usaha kecil dan menengah.

Kerjasama keduanya dalam ajang Forum Bisnis Daerah 2026 menjadi langkah strategis dalam mendorong percepatan transformasi digital di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompleks.

Ajang ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari pelaku usaha hingga praktisi industri, untuk membahas prospek ekonomi Jakarta dan nasional. Diskusi terkait bagaimana  pelaku bisnis dapat beradaptasi terhadap perubahan teknologi, ketidakpastian geopolitik, serta percepatan tren digitalisasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×