kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.814.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 17.268   46,00   0,27%
  • IDX 7.061   -45,91   -0,65%
  • KOMPAS100 956   -5,65   -0,59%
  • LQ45 683   -4,03   -0,59%
  • ISSI 255   -2,52   -0,98%
  • IDX30 378   -1,31   -0,35%
  • IDXHIDIV20 464   -1,36   -0,29%
  • IDX80 107   -0,67   -0,62%
  • IDXV30 135   -0,93   -0,68%
  • IDXQ30 121   -0,76   -0,63%

Brantas Abipraya Kebut Proyek Sekolah Rakyat, Ribuan Pekerja Dikerahkan


Selasa, 28 April 2026 / 11:10 WIB
Brantas Abipraya Kebut Proyek Sekolah Rakyat, Ribuan Pekerja Dikerahkan
ILUSTRASI. PT Brantas Abipraya (Persero) (DOK/PT Brantas Abipraya (Persero))


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Brantas Abipraya (Persero) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) sebagai program prioritas nasional.

Di balik progres proyek yang terus berjalan, terdapat peran besar ratusan pekerja yang menjadi ujung tombak di lapangan.

Sebagai kontraktor pelaksana, Brantas Abipraya memastikan percepatan pembangunan tidak hanya mengejar target waktu, tetapi juga tetap mengedepankan kualitas serta keselamatan kerja.

Baca Juga: Prodia (PRDA) Dorong Adopsi Gut Health Testing untuk Tingkatkan Akurasi Diagnosis

Hal ini diwujudkan melalui penguatan manajemen proyek, peningkatan pengawasan teknis, serta disiplin penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Dian Sovana mengungkapkan bahwa percepatan proyek didukung tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Dalam satu lokasi proyek, jumlah pekerja bisa mencapai 400 hingga 600 orang yang bekerja bergantian siang dan malam. Dedikasi ini menjadi fondasi utama dalam menjaga ritme pembangunan tetap optimal,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (27/4/2026).

Untuk mendukung percepatan tersebut, perusahaan juga telah memberangkatkan sekitar 2.500 pekerja dari Pulau Jawa ke berbagai lokasi proyek, termasuk di Kalimantan dan Sulawesi.

Di balik percepatan ini, terdapat pengorbanan para pekerja yang harus meninggalkan keluarga dalam waktu cukup lama.

Baca Juga: Semen Indonesia (SMGR) Perkuat Bisnis Semen Rendah Karbon

Namun, hal tersebut dijalani sebagai bentuk tanggung jawab dan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.

Brantas Abipraya juga menanamkan budaya kerja berbasis kebersamaan dan gotong royong. Di lapangan, kolaborasi lintas peran mulai dari mandor, engineer, hingga pimpinan proyek menjadi kunci menjaga progres sekaligus memastikan keselamatan kerja.

Setiap aktivitas proyek diawali dengan safety briefing serta penggunaan alat pelindung diri (APD) secara disiplin.

Perusahaan menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan bagian dari budaya, bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi.

Berbagai tantangan seperti cuaca ekstrem, kondisi medan, hingga keterbatasan logistik dihadapi dengan pendekatan terukur.

Di sisi lain, proyek ini juga memberikan dampak sosial melalui pelibatan tenaga kerja lokal, yang turut meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Bundamedik (BMHS) Siapkan Capex Rp 217 Miliar pada 2026, Tambah Kapasitas Rumah Sakit

Salah satu pekerja, Budi, mengaku bangga terlibat dalam proyek tersebut. Ia merantau dari Lamongan dan bekerja untuk masa depan keluarganya.

“Walaupun jauh dari keluarga, saya bangga karena ini bukan sekadar pekerjaan, tapi kontribusi untuk masa depan anak-anak Indonesia,” ujarnya.

Menurut Dian, keberhasilan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat tidak lepas dari dedikasi para pekerja di lapangan.

“Dedikasi mereka menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas dan ketepatan waktu penyelesaian proyek,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pemerataan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

Baca Juga: KAI Beri Refund Tiket 100% Imbas Pembatalan 13 Perjalanan KA Jarak Jauh

Sebagai BUMN konstruksi, Brantas Abipraya berkomitmen menjaga kualitas, ketepatan waktu, serta keselamatan dalam setiap proyek.

Perusahaan juga terus memperkuat koordinasi dengan pemangku kepentingan guna memastikan proyek berjalan optimal, transparan, dan akuntabel.

“Proyek Sekolah Rakyat ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul Indonesia,” tutup Dian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×