kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Duh! Uang kas Batavia Air kosong


Kamis, 07 Februari 2013 / 08:59 WIB
ILUSTRASI. Cara menggunakan/klaim kode redeem FF Oktober 2021, alamatnya di reward.ff.garena.com


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kurator dari PT Metro Batavia (Batavia Air) selaku penanggungjawab aset pailit Batavia Air mengaku telah menghitung nilai aset milik PT Metro Batavia. Hingga saat ini, nilai aset yang dimiliki PT Metro Batavia itu hanya Rp 1 miliar.

Sementara itu, nilai utang dari Batavia Air tercatat sebesar Rp 1,2 triliun. "Aset tercatat saat ini Rp 1 miliar yang berasal dari 20 bank. Uang kas mereka habis semua. Sementara utangnya sebesar Rp 1,2 triliun," ujar Turman Panggabean, salah satu kurator Batavia Air saat dihubungi KONTAN, Rabu (6/2).

Turman menyatakan, utang terbesar maskapai ini berbentuk utang ke bank sebesar Rp 230 miliar. Setelah, itu utang kepada karyawan Rp 140 miliar, utang ke supplier sebesar Rp 140 miliar, dan utang tiket ke penumpang sebesar Rp 95 miliar. Sisa utang lainnya, Turman tidak dapat menjelaskannya.

Turman mengatakan, bahwa 16 pesawat yang dimilik Batavia Air bukan kepemilikan maskapai tersebut. Karena seluruh pesawat Batavia Air menggunakan sistem sewa dengan pihak ketiga.

Turman bilang, ada beberapa aset Batavia Air kini berupa properti. Namun belum dilakukan penaksiran harga, jadi aset tersebut belum tercatat. "Ruko-ruko milik Batavia ada banyak, tetapi kami masih menyelidiki apa itu punya perusahaan atau pemilik perusahaan. Kami sedang melacak surat-suratnya ada dimana saja," ujar Turman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×