kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.966   53,00   0,30%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Dwi Aneka mengejar dana ekspansi Rp 1,5 triliun


Jumat, 30 Januari 2015 / 07:20 WIB
ILUSTRASI. Chief Marketing Officer Bukit Podomoro Jakarta Zaldy Wihardja dan President Director ERA Indonesia Darmadi Darmawangsa saat peluncuran hunian tipe terbaru di Marketing Boutique Bukit Podomoro, Jakarta, Sabtu (20/5). (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

JAKARTA. Produsen kemasan PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk akan menerbitkan surat utang Rp 1,5 triliun. Keputusan itu didapat setelah ada kata sepakat dari rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), (29/1).

Dwi Aneka menyiapkan dua rencana penggunaan dana. Pertama, membiayai pembangunan pabrik flexible packaging di Subang, Jawa Barat. Flexible packaging adalah kemasan yang digunakan untuk membungkus makanan.

Sayangnya, manajemen perusahaan itu belum bisa membocorkan detail spesifikasi pabrik itu. Yang jelas, Dwi Aneka membutuhkan lahan seluas 40 hektare (ha) - 60 ha.

Perusahaan berkode saham DAJK di Bursa Efek Indonesia itu akan mengakuisisi lahan dan membangun pabrik secara bertahap. Sejauh ini, Dwi Aneka sudah mengakuisisi 20 ha lahan. Perusahaan itu menargetkan memulai pembangunan pada kuartal II-2015.

Jika rencana pembangunan pabrik itu terealisasi, Dwi Aneka memastikan menambah lini bisnis anyar. "Jadi flexible package ini akan melengkapi divisi bisnis kami," ujar Corporate Secretary Dwi Aneka Jaya Kemasindo Henri Parengkuan saat dihubungi KONTAN, (29/1). 

Sebagai informasi, Dwi Aneka sudah memiliki dua lini bisnis lain yakni produksi offset printing dan karton bergelombang atau corrugated.

Rencana kedua, mengakuisisi perusahaan lain yang bergerak di bisnis yang sama. Tanpa menyebutkan identitas calon perusahaan yang akan diakuisisi, Dwi Aneka menganggarkan dana sekitar Rp 200 miliar untuk ekspansi non-organik itu. "Due dilligence sudah, harapan kami bulan Februari bisa tuntas proses akuisisinya," pungkas Henri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×