kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Ekspor ayam kampung terkendala aturan Kemdag


Selasa, 09 Januari 2018 / 20:45 WIB
Ekspor ayam kampung terkendala aturan Kemdag


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ade M. Zulkarnain, Ketua Umum Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia (Himpuli) mengatakan, ekspor ayam kampung yang sedang dijajaki Indonesia ke Malaysia terkendala aturan Kementerian Perdagangan (Kemdag).

Ade mengatakan, ketentuan baru yang ditetapkan Kemdag hanya mengizinkan anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk melakukan ekspor dan impor.

Sementara, menurutnya tiga perusahaan yang akan menjalankan impor ini yakni Putra Perkasa Genetika, Sumber Unggas, dan Unggas Lestari Unggul bukan anggota Kadin.

"Jadi peraturan Kemdag ini tidak memperhatikan seluruh aspek usaha. Tetapi kami akan tetap mengikuti proses ekspor yang sedang kami lakukan," ujar Ade kepada Kontan.co.id, Selasa (9/1).

Sampai saat ini rencana ekspor ayam kampung ke Malaysia ini belum bisa direalisasikan karena sedang menunggu proses audit dari Malaysia. Hal ini pun dibenarkan oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kemtan), I Ketut Diarmita.

Kata Ade, sampai saat ini proses ekspor ayam kampung masih sesuai dengan rencana. Bila tidak ada aral melintang, maka ekspor akan dilakukan pada Kuartal I 2018.

Ade pun mengatakan, perusahaan-perusahaan yang akan mengekspor ini sudah siap dan sudah mengantongi persyaratan ekspor seperti Sertifikat Kompartemen Bebas Avian Influenza (AI), GBP (Good Breeding Practice) dan NKV (Nomor Kontrol Vetetiner) serta Sertifikat Halal.

"Mereka siap memasok DOD (Daily Old Duck), DOC (Daily Old Chick) dan ayam kampung kemasan," kata Ade.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×