Reporter: Zendy Pradana | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) menyatakan bahwa tren penjualan saat periode lebaran 2026 mengalami peningkatan. Momen tersebut dinilai sebagai periode yang cukup dinamis untuk industri ritel elektronik.
Head of Legal Counsel & Corporate Affair Erajaya Group, Amelia Allen mengatakan bahwa periode Ramadhan hingga Lebaran merupakan momen yang sangat dinamis untuk industri elektronik.
"Secara umum, momen Ramadan dan Lebaran memang kerap menjadi salah satu periode yang cukup dinamis bagi industri ritel elektronik," ujar Amelia Allen kepada Kontan, Rabu (25/3/2026).
Baca Juga: Beban Ekonomi Akibat Kecelakaan Lalu Lintas Diperkirakan Rp 3 Triliun per Tahun
Amelia menjelaskan bahwa untuk periode lebaran tahun ini, minat konsumen kepada barang elektronik mengalami peningkatan. Salah satunya adalah smartphone dan laptop.
"Berdasarkan pengamatan kami di lapangan, pada periode menjelang Lebaran tahun ini terdapat peningkatan minat konsumen terhadap sejumlah kategori produk, khususnya perangkat yang mendukung kebutuhan produktivitas dan komunikasi seperti laptop dan smartphone," kata Amelia.
Lebih lanjut, Amelia menuturkan sejumlah data bisnis dalam unit Erajaya Group, peningkatan penjualan pada periode lebaran tahun ini lebih bagus dibandingkan tahun sebelumnya.
"Menurut data dari beberapa business unit kami juga mencatat adanya kenaikan penjualan pada kedua kategori tersebut dibandingkan periode sebelumnya," ucapnya.
Sehingga, hal ini sejalan dengan pola konsumsi masyarakat yang biasanya meningkat menjelang hari raya. Amelia menyebuut bahwa sebagian konsumen memanfaatkan momentum ini untuk melakukan upgrade perangkat atau memenuhi kebutuhan komunikasi dan hiburan saat libur Lebaran.
Kemudian, Amelia juga menyebut tren penjualan yang meningkat saat Ramadhan dan Lebaran adalah sebuah bagian dari pergerakan pasar yang cukup wajar.
"Meski demikian, dinamika penjualan di setiap periode tentu dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kebutuhan konsumen, momentum promosi, hingga ketersediaan produk di pasar," jelasnya.
Baca Juga: Asaki Minta DMO Gas Bumi, Kebutuhan Industri Manufaktur Dalam Negeri Jadi Prioriras
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













