kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45927,64   6,18   0.67%
  • EMAS1.325.000 -1,34%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

ESA Group Gandeng Perusahaan China untuk Bangun Pabrik Alat Kesehatan


Minggu, 03 Maret 2024 / 09:42 WIB
ESA Group Gandeng Perusahaan China untuk Bangun Pabrik Alat Kesehatan
ILUSTRASI. Esa Medika Mandiri gandeng Weigao Group untuk bangun pabrik alat kesehatan senilai US$ 3 juta


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembangunan Indonesia di bidang kesehatan terus berlanjut. Hal ini terbukti dengan dilaksanakannya penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Esa Medika Mandiri (ESA Group) asal Indonesia dengan Weigao International Holdinh Corporation Ptr. Ltd (Weigao Group) asal China.

ESA Group merupakan perusahaan distribusi alat kesehatan yang sudah berdiri sejak tahun 2000. Seiring dengan Inpres Nomor No. 6 Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan, Esa Medika Mandiri berkomitmen untuk berpartisipasi dan mendukung program pemerintah. 

Sejak tahun 2021, ESA Group sudah mengembangkan sayap usahanya dan menjadi produsen alat kesehatan dalam negeri. Sampai hari ini, ESA Group memiliki tiga pabrik alat kesehatan yang berlokasi di Solo, Cikarang, dan yang terbaru di Cikupa. Pabrik terbaru ESA Group yang berlokasi di Cikupa, Tangerang memiliki luas lahan mencapai 5.000 meter persegi (m2).

President Director Esa Medika Mandiri Surya Gunawan Widjaja menyampaikan, ESA Group akan melakukan joint venture dengan Weigao Group untuk membuat pabrik benang bedah di Indonesia dengan standar international. Weigao Group sendiri dikenal sebagai perusahaan alat kesehatan ternama dari China. 

Baca Juga: Bangun Pabrik Alat Kesehatan Senilai US$ 3 Juta, ESA Group Gaet Perusahaan China

"Weigao adalah pemilik merek benang bedah Wego Sutures yang sudah dikenal memiliki kualitas sangat bagus," jelas Surya dalam siaran pers yang diterima Kontan, Jumat (1/3).

ESA Group sebenarnya sudah menjalin kerja sama dengan Weigao Group sejak tahun 2014. Dengan sejarah kerja sama yang cukup lama, ESA Group dan Weigao Group bersepakat untuk membuat pabrik benang bedah di Indonesia. 

Total investasi yang dibutuhkan untuk pabrik tersebut adalah sebesar US$ 3 juta, tidak menghitung investasi tanah dan bangunan. Untuk tahap pertama, investasi yang ditanamkan oleh kedua perusahaan ini berjumlah US$ 1,5 juta dengan komposisi saham 55% dimiliki oleh ESA Group dan 45% digenggam oleh Weigao Group. 

Dengan kerja sama joint venture ini, ESA Group dan Weigao Group berkomitmen untuk membuat alat kesehatan di Indonesia dengan standar internasional. Ke depannya, ESA Group dan Weigao Group juga akan menambah beberapa produk baru terkait alat kesehatan yang diproduksi di Indonesia. Produk hasil produksi tersebut nantinya akan diekspor ke beberapa negara ASEAN.

"Bisa dipastikan kerja sama joint venture ini akan membawa transfer teknologi ke Indonesia," tutur dia.

Baca Juga: Satu Visi Putra (VISI) Resmi Melantai di BEI, Cek Pergerakan Harga Sahamnya

Vivienne Zhang, Deputy General Manager Weigao Group menjelaskan, Weigao Group telah berkenalan dengan ESA Group sejak 10 tahun yang lalu. Pada saat itu ESA Group masih menjadi distributor atau agen dari produk Weigo. MoU pembentukan joint venture ini akan menjadi kado ulang tahun ke-10 kolaborasi antara Weigao Group dan ESA Group.

"Jadi sekarang ESA Group tidak cuma jadi distributor Weigao Group. Setelah penandatanganan MOU, akan ada pabrik yang akan memproduksi produk dari China tapi di produksi di Indonesia yang tentunya untuk memajukan negara Indonesia," ungkap Vivienne Zhang.

Dia berharap, Indonesia tidak hanya menerima produk impor alat kesehatan saja, melainkan juga bisa memproduksi sendiri di dalam negeri sekaligus dapat mengekspornya ke seluruh dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Trik & Tips yang Aman Menggunakan Pihak Ketiga (Agency, Debt Collector & Advokat) dalam Penagihan Kredit / Piutang Macet Managing Customer Expectations and Dealing with Complaints

[X]
×