kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

First Media Gandakan Kecepatan Layanan FastNet


Jumat, 11 Juni 2010 / 12:42 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati |



JAKARTA. PT First Media Tbk (First Media) memperkuat layanan FastNet dengan menggandakan kecepatan akses internet paket produknya untuk para pelanggan.

Menurut Presiden Direktur First Media Hengkie Liwanto, peningkatan layanan ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan akses internet berkecepatan tinggi.

"Pelanggan FastNet sudah bisa menikmati kecepatan akses internet dua kali lipat mulai awal Juni ini," kata Hengkie.

Pelanggan bisa memilih empat paket berlangganan internet dari FastNet dengan harga dan kecepatan berbeda-beda. Yaitu FastNet Express dengan kecepatan sampai 1.5 Mbps dengan membayar Rp 335.000 per bulan, FastNet Premium kecepatan sampai 3 Mbps dengan harga Rp 635.000 per bulan.

Fastnet Professional kecepatan sampai 6 Mbps dengan harga Rp 1.235.000 per bulan. Terakhir FastNet Ultimate kecepatan sampai 10 Mbps dengan biaya berlangganan Rp 2.035.000 per bulan. First Media juga menyediakan Trial Pack, seharga Rp. 195.000,- dengan kecepatan 1 Mbps selama 3 bulan.

"Peningkatan layanan tersebut diharapkan dapat mendongkrak jumlah pelanggan baru FastNet. Karena meskipun kecepatan akses internet bertambah cukup signifikan, biaya yang harus dikeluarkan relatif lebih murah," imbuh Dicky Mochtar, Corporate Sales Director First Media.

Sampai akhir tahun lalu, jumlah pelanggan layanan tv kabel dan internet yang First Media sebanyak 285.000 pelanggan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×