kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Fokus jaga pangsa pasar di sektor digital, Telkomsel enggan beberkan nilai investasi


Minggu, 13 Oktober 2019 / 17:42 WIB

Fokus jaga pangsa pasar di sektor digital, Telkomsel enggan beberkan nilai investasi
ILUSTRASI. Telkomsel meluncurkan by.U pada Kamis (10/10) di Jakarta Selatan

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Operator telepon, Telkomsel, berusaha menjaga pangsa pasar dengan terus berekspansi di bidang digital tahun ini.

Aldin Hasyim, General Manager External Corporate Communication Telkomsel menyebutkan, saat ini pihaknya telah menjangkau 94% populasi di tanah air.

"Dibandingkan dengan provider lain, terutama jaringan 4G, Telkomsel yang saat ini telah menjangkau sekitar 94% populasi di seluruh tanah air. Dari sini, kami terus berusaha menjaga channel digital maupun biasa kami. Lalu kami juga melihat secara detail kebutuhan pelanggan dan melihat kebutuhan pelanggan dari kacamata pelanggan itu sendiri," ungkap Aldin kepada Kontan, Jumat (11/10).

Baca Juga: Koneksi internet di Indonesia timur terganggu akibat kabel optik di Sulsel putus

Salah satu aksi di atas, dilakukan Telkomsel dengan meluncurkan aplikasi by.u (by you) yang sengaja dibuat berdasarkan kebutuhan dan karakter generasi Z. Melalui aplikasi tersebut, siapapun dapat mengontrol dan mengakses layanan komunikasinya.

Aldin berkata Telkomsel juga mempersiapkan dan mengembangkan product digitalnya seperti MAXstream, Dunia Games, Langit Musik dan linkAja

Untuk melancarkan hal tersebut, Aldin juga akan menambah infrastruktur berupa Base Transceiver Station di wilayah Indonesia sebagai upaya menjaga pangsa pasar.

Namun demikian, Aldin masih enggan membuka besaran nilai investasi yang disiapkan dan dialokasikan untuk pengembangan teknologi dan infrastruktur Telkomsel.

Aldin hanya menyampaikan jika tiap tahun Capex Telkomsel rata-rata berada di kisaran 15% yang digunakan dalam pengeluaran Operational & Maintenance.

"Untuk jumlah pelanggan hingga akhir tahun ini kami optimis menambah pelanggan sekitar 170 juta seiring dengan konsitensi kami dalam menjaga kualitas produk dan layanan. Angka tersebut selaras dengan target pendapatan dan laba yang tumbuh slightly," jawab Aldin.

Baca Juga: Bersaing sengit berebut pelanggan, begini rekomendasi emiten sektor telekomunikasi

Sementara menanggapi IMEI, Telkomsel secara singkat berkata pihaknya taat dengan regulasi yang ditetapkan pemerintah guna menghindari kerugian negara atas produk telekomunikasi ilegal.

"Kami juga akan sejalan dengan rekomendasi ATSI tentang regulasi tata kelola IMEI, sehingga kami juga berharap rekomendasi regulasi tersebut akan mampu memberikan manfaat maksimal seperti yang diharapkan, baik bagi pemerintah, maupun bagi operator, dan para pemangku kepentingan yang terkait lainnya,"pungkasnya.


Reporter: Amalia Fitri
Editor: Azis Husaini
Video Pilihan


Close [X]
×