kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.564   166,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Fokus restrukturisasi, belum ada investor resmi meminang Merpati


Rabu, 18 Juli 2018 / 21:52 WIB
Fokus restrukturisasi, belum ada investor resmi meminang Merpati
ILUSTRASI. MERPATI


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Merpati Nusantara Airline (MNA) ingin bisa terbang tinggi lagi. Namun, untuk kembali mengudara, maskapai ini perlu terlebih dulu menyelesaikan kewajibannya, serta mencari partner untuk berinvestasi.

Dalam catatan Kontan.co.id, Merpati kini tengah menjalani proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Surabaya. Nilai tagihannya tergolong tinggi, yakni senilai Rp 10,03 triliun. 

Dengan rincian kreditur preferen (prioritas) senilai Rp 1,09 triliun, kreditur separatis (dengan jaminan) senilai Rp 3,33 triliun, dan kreditur konkuren (tanpa jaminan) senilai Rp 5,61 triliun.

Di tengah jeratan tersebut, Merpati dikabarkan telah memiliki investor yang siap untuk menyuntikan dana segar. PT Intra Asia Corpora diduga sebagai pihak yang berniat menjadi investor maskapai plat merah ini.

Kontan.co.id berupaya mengkonfirmasi kabar ini. Saat dihubungi, Corporate Secretary Merpati Riswanto enggan memberikan keterangan lebih lanjut. Sebab, dalam keterangannya, saat ini dia menjadi bagian dari tim restrukturisasi yang hanya menjalankan fungsi sekretaris perusahaan. 

Sehingga, dia tak bisa berbicara banyak sehubungan dengan proses PKPU yang sedang dijalani. “Mohon ijin. Karena secara kewenangan sudah didelegasikan kepada kuasa hukum PT MNA,” jelasnya.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×