kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Freeport kembali bergejolak


Jumat, 24 Februari 2012 / 14:20 WIB
ILUSTRASI. Pekerja memotong lempengan baja panas di pabrik pembuatan hot rolled coil (HRC) PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di Cilegon, Banten, Kamis (7/2/2019). ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/wsj.


Reporter: Petrus Dabu | Editor: Edy Can

JAKARTA. Situasi PT Freeport Indonesia kembali bergejolak. Kali ini terjadi gangguan antara karyawan yang ikut aksi mogok pada September-Desember 2011 lalu dengan yang tidak.

Gangguan operasional perusahaan tambang emas dan tembaga ini mulai terjadi, Jumat (24/2). "Kami saat ini sedang mengalami gangguan kerja sehubungan dengan upaya kami untuk kembali beroperasi normal di wilayah kerja kami di Kabupaten Mimika, Papua," ujar Juru Bicara Freeport Indonesia Ramdani Sirait dalam keterangan tertulis, Jumat (24/2).

Ramdani mengatakan, sejumlah karyawan terlibat dalam tindak kekerasan dan intimidasi terhadap karyawan yang selama ini tidak ikut dalam aksi mogok. Selain itu, dia mengatakan ada intimidasi juga dilakukan terhadap supervisor.

Ramdani mengaku pihaknya sedang mencari jalan keluar. Dia mengaku sudah bekerjasama dengan pimpinan Serikat Pekerja dan pejabat pemerintah.

Sebelumnya, operasional Freeport Indonesia sempat tersendat akibat aksi mogok karyawan yang menuntut kenaikan gaji.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×