kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Gandeng KKKS, SKK Migas lakukan standardisasi dan kodifikasi material persediaan


Rabu, 19 Februari 2020 / 13:35 WIB
ILUSTRASI. Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengikuti rapat kabinet terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (6/1/2020). Gandeng KKKS, SKK Migas lakukan


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi Mahadi

Selain itu, langkah ini diklaim dapat mendorong penghematan dalam jangka waktu 4 tahun ke depan yang diproyeksikan mencapai US$ 115 juta.

Potensi tersebut hadir melalui Cost Avoidance pembelian kembali item material persediaan yang bersifat duplicate senilai US$ 60 juta, penghematan dari perubahan strategi pengadaan (standardisasi, konsinyasi, vendor managed  stock, dll) senilai US$ 35 Juta dan peningkatan volume transfer aset antar KKKS tahunan sebesar 10% dari nilai rata-rata tahunan atau setara US$ 20 juta untuk 4 tahun mendatang.

Baca Juga: Mulai naik, harga gas alam masih bisa melorot lagi

"Standar yang dibangun oleh SKK Migas dan KKKS ini telah melebihi pada standar serupa yang ada di pasaran," tutur Dwi.

Dwi menjelaskan, penggunaan standar kodifikasi sendiri dibandingkan dengan menggunakan kodifikasi berlisensi lainnya yang tersedia di pasaran berdampak pada penghematan minimum US$ 1,5 juta.

Sekedar informasi, untuk tahun 2020 expenditure hulu migas mencapai US$ 13,8 miliar , dengan porsi terbesar untuk produksi sebesar US$ 9,2 miliar, development US$ 2,5 miliar dan eskplorasi US$ 1,2 miliar, serta sisanya administrasi.

Baca Juga: Pertamina targetkan Pertashop bisa tersebar di 7.196 kecamatan

Dwi menuturkan, melalui penerapan standar dan kodifikasi ke seluruh KKKS maka biaya efisiensi yang diperoleh akan semakin besar dan berdampak positif bagi negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×