kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Gandeng PLN, Perhutani rambah bisnis sektor energi


Minggu, 24 Agustus 2014 / 15:22 WIB
ILUSTRASI. Cara mudah membersihkan mesin cuci top loading, lakukan dua langkah ini


Reporter: Mona Tobing | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Perhutani tengah mengkaji rencana pembentukan anak usaha yang bergerak disektor energi. Rencananya, Perhutani akan menjual listrik bertenaga air yang dapat teralisasi pada tahun 2018.

Rencananya Perhutani akan mengandeng PT PLN Enjinering, Badan Tenaga Nuklir Nasiotnal (Batan) dan pihak swasta. Kerjasama ini akan membangun Mini Hydro atau pembangkit listrik tenaga air bertenaga 50 megawatt yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2018.

Mini Hydro diprediksi akan memakan biaya hingga Rp 5 triliun. Mini Hydro Perhutani akan menggarap kawasan dari Kendal, Jawa Tengah sampai Banten.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Perhutani Tedjo Rumekso menjelaskan, latar belakang perusahaan masuk ke sektor energi didorong persaingan antara negera maju yang telah menjadikan industri biomassa sebagai kebutuhan.

"Kebutuhannya tinggi dan pasarnya juga jelas. Maka kami akan masuk sektor energi," ujar Tedjo akhir pekan lalu.

Selain anak usaha yang bergerak di sektor energi, Perhutani juga akan membangun tiga anak usaha lain yakni: gondorukem, kayu dan properti yang dimulai pada tahun 2016 ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×