kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Gara-gara virus corona, rata-rata penjualan mainan turun 30%


Minggu, 05 April 2020 / 15:19 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi penjualan mainan


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Anna Suci Perwitasari

Sentimen lain yang menekan industri mainan adalah melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Dengan posisi rupiah di atas Rp 16.000 per dolar AS, diakui Sutjiadi akan menggerus profit pengusaha, dan bukannya tidak mungkin malah menyebabkan kerugian.

Kini, sejumlah pelaku industri mainan sudah berhenti beroperasi, seperti importir. Ini akibat dari pelemahan mata uang Garuda, yang sudah melemah 18,49% sepanjang tahun ini. 

Baca Juga: Dari industri makanan-minuman sampai mainan resah dengan pelemahan rupiah

Adapun untuk produsen lokal sejauh ini hanya menghabiskan stok komponen, lantas produsen tanpa komponen hanya mengandalkan cetakan mesin injeksi. 

Di saat yang sama, menurut pantauan Sutjiadi, penjualan mainan secara rata-rata sudah turun sekitar 25%-30% karena banyak distributor yang tutup. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×