kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Gara-gara virus corona, rata-rata penjualan mainan turun 30%


Minggu, 05 April 2020 / 15:19 WIB
Gara-gara virus corona, rata-rata penjualan mainan turun 30%


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Anna Suci Perwitasari

Sentimen lain yang menekan industri mainan adalah melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Dengan posisi rupiah di atas Rp 16.000 per dolar AS, diakui Sutjiadi akan menggerus profit pengusaha, dan bukannya tidak mungkin malah menyebabkan kerugian.

Kini, sejumlah pelaku industri mainan sudah berhenti beroperasi, seperti importir. Ini akibat dari pelemahan mata uang Garuda, yang sudah melemah 18,49% sepanjang tahun ini. 

Baca Juga: Dari industri makanan-minuman sampai mainan resah dengan pelemahan rupiah

Adapun untuk produsen lokal sejauh ini hanya menghabiskan stok komponen, lantas produsen tanpa komponen hanya mengandalkan cetakan mesin injeksi. 

Di saat yang sama, menurut pantauan Sutjiadi, penjualan mainan secara rata-rata sudah turun sekitar 25%-30% karena banyak distributor yang tutup. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×