kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.723   15,00   0,08%
  • IDX 6.481   -45,04   -0,69%
  • KOMPAS100 844   -4,93   -0,58%
  • LQ45 639   -5,95   -0,92%
  • ISSI 228   -0,48   -0,21%
  • IDX30 357   -3,29   -0,91%
  • IDXHIDIV20 433   -3,49   -0,80%
  • IDX80 96   -0,69   -0,71%
  • IDXV30 120   -0,56   -0,46%
  • IDXQ30 113   -1,04   -0,92%

Garuda Indonesia (GIAA) akan restrukturisasi utang jangka pendek senilai US$ 500 juta


Senin, 02 Maret 2020 / 19:12 WIB
ILUSTRASI. Garuda Indonesia punya utang yang jatuh tempo dalam waktu kurang dari enam bulan sebesar US$ 500 juta


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga semester I-2020, utang jatuh tempo milik PT Garuda Indonesia (GIAA) mencapai US$ 500 juta. 

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, perusahaan masih berdiskusi dengan banyak pihak termasuk Kementerian BUMN untuk merestrukturisasi utang jangka pendek tersebut. 

Menurut dia, Garuda Indonesia mampu merestrukturisasi utang yang jatuh tempo di semester ini karena memiliki rekam jejak ciamik di mata pemberi pinjaman. Namun, opsi apa yang bakal di jalankan maskapai nasional belum juga diungkapkan Irfan. 

Yang jelas, utang jatuh tempo tersebut tak akan mengganggu operasional Garuda Indonesia. 

Baca Juga: Mulai hari ini, Garuda Indonesia Group beri diskon tiket ke 10 rute destinasi wisata

“Soal utang ini, restructure lah, kami sedang mendiskusikan refinancing. Selain itu struktur cost tentu saja kami tata. Kami semua punya credential, capability, untuk melakukan ini. Saya punya keyakinan Dirkeu Garuda punya kemampuan yang sangat menakjubkan dalam mengelola itu,” ujar Irfan kepada kontan.co.id, Senin (02/3).

Irfan menuturkan, saat ini usaha terbesar yang akan dilakukan adalah menegosiasi dengan leasing company.




TERBARU

[X]
×