kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Garuda Metalindo (BOLT) Kejar Pertumbuhan Penjualan dan Laba di Sepanjang 2026


Kamis, 13 Agustus 2026 / 15:11 WIB
Garuda Metalindo (BOLT) Kejar Pertumbuhan Penjualan dan Laba di Sepanjang 2026
ILUSTRASI. Garuda Metalindo (BOLT) Kejar Pertumbuhan Penjualan dan Laba di Sepanjang 2026 (Dok/ PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) )


Reporter: Vina Elvira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) memdibidik pertumbuhan kinerja positif di sepanjang 2026. Sejalan dengan pencapaian pada paruh pertana, perusahaan menargetkan kenaikan pendapatan 5%-10% secara tahunan (yoy).

Direktur Garuda Metalindo Anthony Wijaya menyatakan, perusahaan perseroan tetap optimistis terhadap prospek bisnis tahun ini dengan menargetkan kenaikan pendapatan 5%–10%.

Sejalan dengan itu, kontribusi pasar ekspor diproyeksikan mencapai 8%-10% terhadap total pendapatan 2026.

“Serta pertumbuhan laba bersih sekitar 15% YoY pada tahun 2026,” ungkap Anthony, Kamis (13/8/2026).

Sebagai strategi mencapai pertumbuhan, BOLT menjalankan strategi yang berfokus pada tiga pilar utama, yaitu ekspansi pasar, diversifikasi bisnis, dan keunggulan operasional berbasis teknologi.

Baca Juga: Kinerja Garuda Metalindo (BOLT) Meningkat Dobel Digit pada Kuartal I-2026

Ia memaparkan, perusahaan kan terus memperluas kehadirannya di segmen kendaraan roda dua dan roda empat, sekaligus memperkuat pasar ekspor di Eropa, India, dan Amerika Serikat dengan memanfaatkan diversifikasi rantai pasok global. 

Selain itu, Perseroan juga menargetkan peningkatan ekspor bahan baku, terutama produk Steel Wire kepada pelanggan yang mencari alternatif sumber pasokan.

Di luar sektor otomotif, BOLT melihat peluang pertumbuhan pada sektor alat berat, infrastruktur, industri umum, serta ekspor Steel Wire.

Pengembangan pada segmen non onotomif diharapkan dapat memperbaiki porsi pendapatan dan memperkuat ketahanan bisnis untuk jangka panjang.

“Juga untuk memperkuat ketahanan bisnis jangka panjang melalui diversifikasi pasar akhir yang lebih luas,” sebutnya,

Untuk mendukung pertumbuhan dan meningkatkan daya saing, BOLT mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (Capex) sekitar Rp60 miliar pada tahun 2026.

Baca Juga: Garuda Metalindo (BOLT) Bidik Laba Bersih Tumbuh 15% pada 2026, Begini Strateginya

Sebagian besar atau 75% capex tahun ini difokuskan untuk investasi teknologi dan peningkatan efisiensi operasional. 

“Fokus utama meliputi digitalisasi proses bisnis, perluasan otomatisasi, peningkatan pemanfaatan panel surya, optimalisasi penggunaan material, serta efisiensi tenaga kerja dan proses produksi,”

Melalui implementasi berbagai inisiatif tersebut, Perseroan optimistis dapat memperkuat daya saing dari sisi struktur biaya, mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan, serta terus meningkatkan kualitas dan ketahanan laba Perseroan.

Di sepanjang semester I-2026, BOLT tercatat membukukan penjualan neto sebesar Rp 879,06 miliar. Angka ini meningkat  8,27% dibandingkan Rp 811,84 miliar pada semester I-2025.

Laba neto yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga bertumbuh dari semula Rp 61,03 miliar, menjadi Rp 68,03 miliar.

Baca Juga: Garuda Metalindo (BOLT) Incar Pasar Kendaraan Listrik, Begini Strateginya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×